4 Pilihan Obat Kuat Pria di Apotik

4 Pilihan Obat Kuat Pria di Apotik

infokeluargasehat.com – 4 Pilihan Obat Kuat Pria di Apotik. Performa seksual yang maksimal bisa mendatangkan kebahagiaan, menambah keharmonisan hubungan, dan memuaskan pasangan. Namun, penderita disfungsi seksual, seperti penurunan gairah seksual, ejakulasi dini, bahkan disfungsi ereksi, seringkali mengalami kesulitan mencapai kepuasan seksual.

Berbagai kondisi tersebut masih bisa diatasi dengan beberapa upaya, salah satunya dengan mengonsumsi obat tonik pria yang banyak dijual di apotik. Pastikan kamu sudah mendapatkan pemeriksaan dan resep obat langsung oleh dokter sebelum menggunakan obat pembesar pria di apotek.

Pilihan Obat Kuat Pria di Apotik

Ada berbagai merk dan jenis obat kuat pria yang tersedia di apotik. Biasanya, obat pembesar pria di apotik mengandung bahan-bahan sebagai berikut:

1. Sildenafil

Sildenafil adalah salah satu kandungan dalam obat pembesar pria yang digunakan untuk mengatasi disfungsi ereksi. Sildenafil bekerja dengan cara menghambat kinerja enzim phosphodiesterase type 5 (PDE5). Dengan demikian, tubuh dapat mempertahankan ereksi penis setelah mendapatkan rangsangan seksual.

Meski dapat meningkatkan kekuatan kamu, namun tetap memiliki efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain:

  • Sulit untuk tidur
  • Diare
  • Sakit perut
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Kulit merah dan terasa panas (flushing)
  • Hidung mampet
  • sakit

Selain itu, sildenafil juga dapat menimbulkan gejala alergi, seperti pembengkakan lidah dan tenggorokan yang menyebabkan sesak napas.

kamu juga perlu waspada sebelum menggunakan obat pembesar pria di apotek ini jika memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti jantung, maag, anemia, dan kelainan bentuk penis.

2. Tadalafil

Tadalafil dapat digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi, gejala pembesaran prostat, dan hipertensi pulmonal. Tadalafil bekerja dengan merelaksasi otot pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan aliran darah ke penis. Hal inilah yang membuat ereksi penis menjadi maksimal.

Efek tonik pria di apotik ini bisa bertahan di dalam tubuh hingga 36 jam. Meski begitu, tadalafil hanya bisa bekerja jika mendapat rangsangan seksual.

Berikut beberapa efek samping penggunaan tadalafi:

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Sakit perut
  • Nyeri otot, termasuk nyeri dan nyeri punggung
  • Hidung mampet

Selain itu, ada pula gejala alergi yang mungkin muncul, seperti pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, dan tenggorokan, hingga kesulitan bernapas.

Selama menggunakan tadalafil, sebisa mungkin hindari konsumsi minuman beralkohol, karena dapat membuat tekanan darah turun drastis dan menyebabkan pingsan.

Hentikan penggunaan tadalafil dan segera konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami salah satu gejala berikut setelah mengonsumsi tadalafil:

  • Nyeri pada penis atau ereksi selama lebih dari 4 jam
  • Telinga berdenging
  • Seperti mau pingsan
  • Tiba-tiba kehilangan penglihatan
  • Gejala serangan jantung

3. Vardenafil

Sama seperti dua jenis obat sebelumnya, vardenafil juga digunakan untuk mengatasi gangguan ereksi atau disfungsi ereksi. Setelah dirangsang secara seksual, vardenafil akan meningkatkan aliran darah ke penis agar tetap ereksi.

Beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat konsumsi obat pembesar pria di apotek ini adalah:

Sensasi hangat di wajah, leher, lengan, dan terkadang dada bagian atas, disertai kemerahan pada kulit
Bersin
Hidung mampet
Mereka yang memiliki kondisi medis, seperti penyakit ginjal, penyakit hati, hipotensi, kelainan bentuk penis, leukemia, dan intoleransi fruktosa, perlu mengungkapkan kondisinya kepada dokter selama pemeriksaan. Untuk pertimbangan sebelum mulai mengkonsumsi obat kuat ini.

4.Avanafil

Obat pria kuat lainnya di apotik adalah avanafil. Avanafil juga dapat digunakan untuk mengobati gangguan ereksi dengan meningkatkan aliran darah ke penis yang telah menerima rangsangan seksual.

Avanafil juga memiliki efek samping yang mungkin kamu alami, seperti:

  • Sakit kepala
  • Flusing
  • sakit punggung

Dalam beberapa kasus, avanafil juga dapat menyebabkan efek samping yang lebih serius, seperti ereksi lebih dari 4 jam, kebutaan mendadak, telinga berdenging, pusing, ruam kulit, gatal, dan pembengkakan pada kelopak mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *