6 Tips Tetap Aktif Saat Hamil

6 Tips Tetap Aktif Saat Hamil

infokeluargasehat.com – 6 Tips Tetap Aktif Saat Hamil. Saat hamil, ibu hamil mungkin merasa lebih cepat lelah dari biasanya. Namun, jangan gunakan ini sebagai alasan untuk bermalas-malasan. Tetap aktif saat hamil sangat dianjurkan agar tubuh tetap bugar dan sehat.

Menjadi aktif selama masa kehamilan bukanlah hal yang mudah bagi ibu hamil. Berbagai keluhan saat hamil seperti mual, muntah, dan mudah lelah membuat ibu hamil kurang bertenaga dan kurang leluasa beraktivitas.

Namun, menghabiskan waktu hanya dengan duduk atau berbaring juga dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Kebiasaan ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan diabetes gestasional.

6 Tips Tetap Aktif Saat Hamil

Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk tetap aktif selama masa kehamilan, selama tidak ada masalah pada kehamilan atau janin yang membatasi aktivitas ibu hamil. Jangan lupa untuk memastikan tubuh tetap terhidrasi agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lancar.

Pentingnya Bergerak Aktif dan Menghidrasi Selama Kehamilan

Menjadi aktif bukan berarti kamu harus terus melakukan aktivitas tanpa istirahat. Luangkan waktu untuk berolahraga dengan intensitas ringan minimal 30 menit sehari atau 150 menit per minggu.

Jika kondisi kesehatan dan kehamilan ibu hamil normal, ibu hamil dapat melakukan olahraga yang aman, seperti jalan cepat, berenang, bersepeda menggunakan sepeda statis, atau yoga dan pilates.

Namun, jika ibu hamil memiliki kondisi tertentu, seperti penyakit jantung dan paru, hamil anak kembar, plasenta previa setelah usia kehamilan 26 minggu, preeklampsia, dan anemia, sebaiknya hindari aktivitas olahraga.

Pada kondisi ini, ibu hamil dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan aktivitas fisik lain yang sesuai dengan kondisi kesehatan ibu hamil.

Semakin aktif ibu hamil bergerak, maka semakin mudah ibu hamil beradaptasi dengan perubahan bentuk tubuh dan kenaikan berat badan. Bergerak dan berolahraga secara teratur juga dapat mempercepat tubuh kembali ke bentuk semula setelah melahirkan.

Selain itu, ibu hamil bisa mendapatkan berbagai manfaat lain dari aktif selama masa kehamilan, antara lain:

  • Mencegah sembelit, perut kembung, dan bengkak pada bagian tubuh tertentu
  • Membuat tidur lebih nyenyak
  • Meningkatkan mood dan stamina
  • Menurunkan risiko membutuhkan operasi caesar selama persalinan
  • Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot

Tips Tetap Aktif Saat Hamil

Ada beberapa tips yang bisa ibu hamil coba untuk tetap aktif selama masa kehamilan, yaitu:

1. Pilih aktivitas yang kamu sukai dan konsultasikan dengan dokter kamu

Agar tetap aktif selama hamil, cobalah berbagai jenis aktivitas ringan dan lakukan secara perlahan. Beberapa contoh olahraga yang bisa ibu hamil pilih adalah jalan cepat, yoga dan renang. Ibu hamil juga bisa melakukan aktivitas menarik lainnya, seperti berkebun.

2. Lakukan secara rutin dan konsisten

Agar tubuh tetap aktif saat hamil, ibu hamil harus rutin dan konsisten dalam melakukan berbagai aktivitas. Misalnya, buatlah jadwal jalan kaki di pagi hari selama 30 menit dan lakukan secara rutin setiap hari.

3. Cari teman untuk menemani aktivitas kamu

Olahraga atau aktivitas yang dilakukan sendiri mungkin terasa membosankan. Jadi, ibu hamil bisa mencari teman yang bisa menemani ibu hamil dalam beraktivitas, seperti suami, anggota keluarga, atau teman dekat, sehingga olahraga atau aktivitas yang dilakukannya terasa lebih menyenangkan.

4. Imbangi setiap aktivitas dengan istirahat yang cukup

Pastikan ibu hamil tidak melakukan aktivitas secara berlebihan dan tidak terlalu memaksakan diri. Jika kamu mulai merasa lelah, segeralah beristirahat, baik dengan tidur siang, berbaring di sofa, atau tidur lebih awal. Dengan begitu, ibu hamil dapat menghemat energi untuk kembali beraktivitas keesokan harinya dan janin tetap sehat.

5. Penuhi asupan nutrisi

Memenuhi asupan nutrisi saat hamil sangat penting agar ibu hamil sehat dan energik. Selain itu, konsumsi makanan bergizi juga baik untuk perkembangan janin.

Oleh karena itu, pastikan ibu hamil mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, zat besi, folat, dan protein tinggi, seperti daging ayam, ikan, dan kacang-kacangan.

6. Konsumsi cairan yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi

Tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, asupan cairan yang cukup juga penting untuk mencegah ibu hamil mengalami dehidrasi.

Agar tubuh dapat bergerak aktif dan terhindar dari dehidrasi, ibu hamil disarankan untuk selalu mencukupi asupan cairan tubuh sesuai kebutuhan. Selama kehamilan, tubuh membutuhkan lebih banyak air untuk menghasilkan cairan ketuban, menghasilkan darah ekstra, membentuk jaringan baru, mendistribusikan nutrisi, serta membuang limbah dan racun dari tubuh.

Ibu hamil perlu mengonsumsi 8-10 gelas air putih atau minimal 2,3 liter air setiap hari. Kebutuhan cairan tubuh dapat dipenuhi dengan mengonsumsi air mineral berkualitas, susu, sup, teh tanpa kafein, atau buah dan sayur yang kaya akan kandungan air.

Jika tubuh terhidrasi dengan baik, maka energi yang dihasilkan tubuh juga akan meningkat agar ibu hamil dapat beraktivitas dengan lancar.

Air mineral merupakan asupan cairan utama yang baik dikonsumsi setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Pastikan ibu hamil memilih air mineral dengan kualitas terjamin. Ibu hamil perlu mengetahui bahwa sumber air mineral yang dipilih terlindungi, mineralnya terjaga, dan prosesnya dilakukan sesuai standar kesehatan dan melalui uji kualitas yang ketat.

Air minum dengan mineral alami yang terjaga memberikan manfaat yang baik bagi ibu hamil dan juga calon bayi.

Meski aktif bergerak saat hamil baik untuk kesehatan ibu dan janin, hindari melakukan aktivitas berat, seperti mendaki gunung dan menyelam, atau olahraga yang banyak melibatkan gerakan melompat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.