7 Bahaya Mengonsumsi Minuman dan Makanan Manis Berlebihan

7 Bahaya Mengonsumsi Minuman dan Makanan Manis Berlebihan

infokeluargasehat.com – 7 Bahaya Mengonsumsi Minuman dan Makanan Manis Berlebihan. Mengkonsumsi minuman dan makanan manis memang enak. Namun, di balik kenikmatan tersebut, hidangan dengan kadar gula tinggi bisa memicu berbagai masalah kesehatan, antara lain obesitas, diabetes, dan kanker.

Sumber rasa manis pada minuman dan makanan umumnya adalah gula. Jenis gula yang biasa ditambahkan pada minuman atau makanan cukup beragam, mulai dari gula pasir, gula merah, gula aren, gula merah, gula rafinasi, madu, hingga sirup jagung.

Gula adalah karbohidrat yang merupakan sumber energi bagi tubuh. Secara alami, gula dapat ditemukan dalam buah-buahan atau produk susu. Konsumsi gula alami ini umumnya tidak berbahaya karena buah-buahan dan produk olahan susu juga mengandung nutrisi lain, seperti serat dan kalsium yang dibutuhkan tubuh.

Sedangkan gula tambahan yang biasa terdapat pada minuman dan makanan manis perlu diwaspadai. Jika dikonsumsi terlalu banyak, tambahan gula bisa memicu berbagai masalah kesehatan.

Bahaya Di Balik Konsumsi Minuman dan Makanan Manis Berlebihan

Batas konsumsi gula yang dianjurkan adalah 54 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari. Batasan tersebut adalah jumlah gula total dari semua minuman dan makanan yang Anda konsumsi dalam sehari, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, susu, teh manis, boba, minuman bersoda, donat, atau kue.

Konsumsi gula harian yang melebihi batas dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Berikut beberapa masalah kesehatan yang mengintai di balik nikmatnya minuman dan makanan manis:

1. Obesitas

Konsumsi minuman dan makanan manis yang berlebihan seringkali menjadi penyebab utama kenaikan berat badan dan obesitas.

Ini karena sebagian besar minuman dan makanan manis mengandung gula sederhana yang dapat meningkatkan rasa lapar sehingga membuat Anda makan lebih banyak.

Selain itu, asupan gula yang berlebihan juga dapat mengganggu metabolisme dan kemampuan tubuh dalam mengolah lemak dan kolesterol.

2. Diabetes

Obesitas akibat konsumsi minuman dan makanan manis diketahui dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Tak hanya obesitas, asupan gula berlebih secara terus menerus juga bisa menyebabkan resistensi insulin yang memicu penyakit diabetes.

3. Penyakit jantung

Risiko kematian akibat penyakit jantung diketahui lebih tinggi pada orang yang suka mengonsumsi minuman dan makanan manis.

Hal ini karena kelebihan kadar gula dalam tubuh dapat menyebabkan obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Ketiga kondisi ini merupakan faktor risiko penyakit jantung.

Selain itu, konsumsi gula berlebih juga bisa menyebabkan aterosklerosis dan stroke.

4. Kulit berjerawat

Bahaya minuman dan makanan manis berikutnya adalah memperparah atau menyebabkan kulit berjerawat. Kadar gula dalam tubuh yang melonjak dapat meningkatkan sekresi androgen, produksi minyak, dan peradangan. Kondisi tersebut dapat memicu timbulnya jerawat pada kulit.

Selain menyebabkan kulit berjerawat, minuman dan makanan manis juga bisa memperparah kerutan wajah dan mempercepat proses penuaan kulit.

5. Kanker

Peradangan dalam tubuh, obesitas, dan resistensi insulin akibat konsumsi gula berlebih diketahui dapat meningkatkan risiko kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker kerongkongan.

6. Kerusakan gigi

Gula adalah salah satu penyebab utama kerusakan gigi. Gula dari asupan minuman manis dan makanan yang menempel di gigi akan membantu bakteri memproduksi asam dan mengikis enamel gigi.

Namun, kondisi ini tidak berlaku untuk gula alami dari buah dan sayur. Gula alami ini relatif aman untuk kesehatan gigi selama dikonsumsi langsung. Jika diolah menjadi jus atau smoothies, maka gula pada buah atau sayur akan terlepas dan justru memicu kerusakan gigi.

7. Depresi

Minuman dan makanan manis diketahui meningkatkan risiko depresi. Ini karena gula yang terkandung dalam makanan manis bisa membuat ketagihan, serta meningkatkan kadar opioid dan dopamin di otak.

Agar tidak menderita berbagai penyakit di atas, pastikan Anda mengonsumsi minuman dan makanan manis dalam jumlah yang wajar dan tidak melebihi batas konsumsi gula harian yang dianjurkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *