7 Langkah Positif Menghadapi Anak yang Takut Berenang

infokeluargasehat.com – 7 Langkah Positif Menghadapi Anak yang Takut Berenang. Berenang bagi anak bukan sebatas jadi aktivitas yang menggembirakan, namun juga menyehatkan tubuh. Akan tapi, tak seluruh anak nikmati olahraga air yang satu ini. Faktanya, sebagian anak justru takut berenang.

Apabila anak Kamu terhitung keliru satunya, yuk coba sebagian tips berikut ini yang ampuh menangani anak takut berenang.

Apa yang menyebabkan anak takut berenang?

7 Langkah Positif Menghadapi Anak yang Takut Berenang

walaupun tampaknya udah mengetahui bahwa anak Kamu takut berenang, sebaiknya menyimak baik-baik faktor apa saja yang membawa dampak rasa takut tersebut muncul.

Berikut ini lebih dari satu penyebab anak takut berenang yang kerap kali berjalan.

1. Moment traumatis era lalu

orang yang punyai pengalaman traumatis atau fobia pada air dikenal bersama aquaphobia (Takut air). Situasi ini sanggup dipicu oleh beragam hal.

Misalnya, anak dulu jatuh terpeleset atau memirsa orangtua dan pengasuhnya yang risi dan was-was terkecuali dirinya tengah bermain air.

Bila begini, anak akan merasa cemas dan gelisah pas berada di kolam renang. Lebih-lebih ketika mandi atau berada di pantai, anak Kamu akan jadi rewel dan uring-uringan.

2. Bukan puas wajahnya basah

kebanyakan anak takut berenang sebab bukan bahagia sementara paras atau kepalanya terkena air. Biasanya, ini berjalan gara-gara anak tak mau mata, hidung, atau telinganya kemasukan air.

Hal ini akan mengakibatkan mereka panik dan kehilangan kendali pada tubuhnya sendiri.
Terkecuali anak Kamu dulu mengalami keliru satu hal itu sebelumnya, ia akan menjadi enggan untuk masuk ke air kembali.

3. Takut tenggelam

banyak anak yang takut bersama dengan kolam renang walaupun sebelumnya tak punyai pengalaman buruk soal kolam atau air.

Mereka cuman merasa tak nyaman jika kudu masuk ke kolam yang lebih di dalam berasal dari lutut mereka.

Ini biasanya dipengaruhi oleh khayalan anak, misal tersedia sesuatu yang menyeramkan di di dalam air atau takut tenggelam.

4. Bukan nyaman bersama dengan keramaian dan daerah asing

mungkin anak Kamu bukan takut air, tetapi ia merasa gugup terkecuali wajib studi berenang di daerah yang benar-benar ramai.

anak bisa saja merasa bukan nyaman bersama dengan bau zat-zat kimia, layaknya klorin di kolam, atau takut akan menabrak orang lain terkecuali kolam renang penuh sesak. Jikalau anak Kamu ikut les renang, kemungkinan ia merasa malu bersama teman-teman atau guru les renangnya.

Menunjang anak menangani rasa takut berenang

jika udah berhasil mendeteksi apa penyebab anak takut berenang, sekarang saatnya Kamu menolong menangani rasa takutnya itu. Simak baik-baik tips berikut ini.

1. Mulai pelan-pelan

kalau Si Kecil takut air, jangan memaksa atau membentak anak sehingga ia berani. Anak sebatas akan tambah panik. Sebaliknya, mulailah pelan-pelan bersama dengan penuh kesabaran.

Menurut laman Rise and Shine Children’S National, signifikan untuk terlebih dahulu mengatakan terhadap anak bahwa bermain air tersebut benar-benar menggembirakan.

Akan tapi, juga mampu berbahaya kecuali ia bukan mengikuti ketentuan dasarnya.
Lalu, ajak anak untuk kenakan sandang renang, sesudah itu duduklah di tepi kolam yang dangkal dan biarkan kakinya menyentuh air.

Kalau telah terbiasa bersama air di kakinya, ajak untuk masuk ke kolam lewat anak tangga, satu per satu hingga air mencapai perut dan lehernya.

Jikalau anak menampik atau menangis, naik pernah berasal dari kolam hingga ia tenang lagi. Ulangi konsisten prosesnya hingga anak merasa nyaman di didalam air.

2. Bicarakan ketakutan anak

penting bagi orangtua untuk mendengarkan dan memaklumi rasa takut anak. Bersama dengan begitu, anak akan menjadi lebih terbuka dan juga mau mendengarkan bimbingan orangtua di kolam renang.

Tapi, jangan membesar-besarkan rasa takutnya, misal selagi Kamu bercerita terhadap orang lain. Kamu juga sebaiknya mengimbuhkan pemahaman terhadap anak untuk meluruskan hal yang ditakutinya.

Misalnya, bila anak Kamu takut tenggelam, jelaskan bahwa di kolam renang tubuh akan mengapung bersama dengan sendirinya kalau Si Kecil konsisten rileks dan mengikuti gerakan yang Kamu ajarkan.

3. Ikut berenang bersama dengan anak

apabila anak takut berenang, sebaiknya Kamu dan pasangan juga ikut masuk ke di dalam air. Hal ini akan menaikkan kepercayaan diri dan rasa kondusif di dalam benak Si Kecil.

Ajak pula kakak, adik, atau saudaranya untuk berenang bersama dengan. Bersama begitu, anak akan terdorong untuk menghadapi rasa takutnya agar mampu ikut terlibat di dalam aktivitas berenang dengan keluarga.

4. Bersikap positif

selama berada di kolam renang, pertahankan sikap dan kata-kata yang positif. Pujilah anak tiap-tiap ia berani masuk ke air atau menyelam.

Jikalau anak Kamu masih takut, gunakan kata-kata yang bernada yakin diri dan positif.
Jikalau Kamu bukan sabar atau kesal dan mengenakan kata-kata negatif, ia akan semakin takut dan mengingat moment berenang sebagai pengalaman yang negatif.

5. Menggunakan peralatan berenang

jika anak Kamu takut berenang gara-gara bukan menginginkan matanya kemasukan air, maka coba gunakan kacamata renang.

Kacamata renang sanggup melindungi mata dan sangat mungkin mereka memirsa di bawah air yang sanggup kurangi rasa takutnya.

Mengenakan peralatan berenang, layaknya kacamata dan pelampung, mampu memicu anak Kamu merasa lebih kondusif di didalam air. Dorong mereka untuk memilih rona atau pembawaan favoritnya sendiri.

Pasti, hal ini juga mampu jadi keliru satu cara sehingga mereka semakin semangat untuk menggunakannya kala berenang.

6. Biasakan ke kolam renang

wajar saja anak takut berenang terkecuali ia memang tak dulu atau benar-benar sporadis pergi ke kolam renang. Anak akan merasa terintimidasi di dalam lingkungan yang asing.

Maka, usahakan untuk menjadikan berenang sebagai rutinitas, misal seminggu sekali.
Walaupun anak konsisten menampik untuk berenang, lama-kelamaan buah hati Kamu akan merasa lebih akrab bersama dengan suasananya dan selanjutnya penasaran juga bersama kolam renang.

Agar rutinitas itu lebih mengasyikkan, Kamu sanggup mengajak anak untuk jalankan hal-hal yang disukainya sepulang berasal dari kolam renang, misal makan es krim dengan anak.

7. Berenang terhadap jam yang tak benar-benar ramai

anak yang takut berenang umumnya merasa tak nyaman kalau perlu berada di air bersama orang-orang yang tampak militan.

Misalnya, anak-anak yang lebih tua darinya yang kerap loncat ke didalam kolam di dekatnya. Anak Kamu juga kemungkinan merasa terganggu jika terkena cipratan air berasal dari orang lain.

Oleh sebab tersebut, usahakan untuk berenang terhadap jam yang memadai sepi sehingga anak lebih leluasa untuk berlatih dan membiasakan diri.

Leave a Reply

Your email address will not be published.