Bahaya Kerja Lembur untuk Kesehatan

Bukan hal yang aneh apabila ada kerja lembur di kantor, bahkan tak hanya kaum lelaki namun juga kaum perempuan. Selain tanggung jawab, juga harus memahami apa saja bahaya kerja lembur, khususnya jika terlalu sering dilakukan hampir setiap hari.

Lembur biasanya dilakukan untuk mengejar pekerjaan yang belum sempat dikerjakan, sementara sudah waktunya tutup buku bulanan. Ini sudah menjadi tugas karyawan dan tercantum dalam kontrak kerja, akan tetapi sebagai karyawan dan juga sebagai pemilik perusahaan, tentunya harus tahu apa saja bahaya kerja lembur yang harus diwaspadai.

Berbagai Bahaya Kerja Lembur

Bagi yang sering sekali kerja sampai dengan larut malam, baiknya waspadai masalah kesehatan. Sebabnya terlalu sering bekerja lebih dari waktu yang telah ditentukan bisa menyebabkan hal ini :

Risiko Sakit Jantung Meningkat

Memang kerja lembur identik sebagai karyawan yang teladan dan rajin. Namun bisa menimbulkan penyakit yang berbahaya misalnya penyakit jantung. Bahkan hal itu sudah diungkap oleh penelitian, di mana pekerja yang kerja lembur lebih dari tiga jam per hari bisa mengalami risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular lho. Misalnya adalah penyakit jantung dan stroke yang mengancam.

Risiko Depresi yang Sangat Tinggi

Tak hanya akan tingkatkan risiko sakit jantung saja, namun juga risiko depresi pun akan ikut meningkat. Hal ini bisa terjadi pada orang yang bekerja sampai 11 jam dalam satu hari, dan risikonya adalah dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan karyawan dengan jam kerja biasa. Sebab bukan hanya menguras tenaga saja, namun kinerja otak juga diperas habis. Hal ini membuat karyawan kehilangan waktu untuk santai, bahkan bisa mengurangi jam tidur juga.

Kecelakaan Kerja yang Meningkat

Ketika seseorang bekerja sampai larut malam, maka bisa mengalami kelelahan yang sangat dan bisa kurang dalam berkonsentrasi. Hal itu bisa membuat performa tubuh jadi turun dan risiko kecelakaan kerja pun langsung meningkat. Bahkan dalam penelitian di Korea Selatan telah menunjukkan bahwa para pekerja lembur dengan tugas mengoperasikan mesin bahkan yang bekerja di kantor, risiko kecelakaan kerja lebih besar jika mereka sering lembur.

Diabetes Tipe 2

Bukan hanya bahaya lembur yang telah disebutkan di atas saja, sebab bisa juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Memang belum diketahui dengan jelas, di mana kaitannya diabetes dan kerja lembur, namun ternyata banyak penelitian yang menunjukkan bahwa mereka yang sering lembur memiliki risiko lebih tinggi mengidap diabetes tipe 2, sampai kematian dini.

Risiko Kanker

Sebab saat kerja lembur, secara fisik dan juga mental pun tubuh akan mengalami stres lebih tinggi, Jadi jangka panjang stres bisa meningkatkan risiko seseorang terkena kanker yang berbahaya. Jadi faktor yang memiliki peran dalam meningkatnya risiko ini diduga karena peradangan kronis; serta kebiasaan kurang sehat sewaktu kerja lembur.

Walau memang bekerja lembur memiliki dampak negatif untuk kesehatan, tak berarti kita dilarang sama sekali untuk lembur. Sesekali boleh, apalagi itu untuk menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai karyawan. Namun tetap jalani gaya hidup sehat supaya terhindar dari bahaya kerja lembur.

Leave A Reply

Your email address will not be published.