Bahaya Mengkonsumsi Makanan Berminyak

Orang Indonesia sangat identik dengan cemilan yang bernama gorengan. Bagaimana tidak, dalam setiap suasana selalu ada saja hidangan gorengan yang tersaji. Bahkan di seluruh kota di Indonesia ada jenis gorengan yang menjadi ciri khasnya. Beberapa jenis gorengan ada bakwan, tahu isi, pisang goreng, combro, misro, cireng, molen, tempe goreng dan lain sebagainya.

Terlebih jika saat hujan turun, sangat cocok menikmati gorengan ditemani dengan secangkir teh atau kopi hangat. Bahkan tak jarang masyarakat Indonesia yang menikmati gorengan sebagai sarapan pagi.

Dibalik kenikmatan hidangan gorengan, ternyata banyak sekali dampak negatif yang ditimbulkan bagi tubuh anda. Mulai dari efek jangka pendek sampai efek jangka panjang. Terlebih jika tidak diimbangi dengan pola hidup yang sehat, penyakit bisa dengan mudah hinggap.

Gorengan yang didominasi tepung, minyak, serta pengolahan yang kurang sehat menjadi beberapa faktor mengapa anda perlu memberi lampu kuning jika hendak menyantap gorengan. Lalu, apa saja sih dampak negatif dari mengkonsumsi gorengan? Mari simak beberapa fakta di bawah ini :

Diabetes

Mengkonsumsi gorengan dalam jumlah berlebih ternyata bisa meningkatkan resiko diabetes. Hal ini disebabkan karena kandungan minyaknya yang sangat banyak. Terlebih banyak jenis gorengan yang menambahkan gula serta menggunakan bahan baku pisang atau nangka yang notabene mengandung gula yang cukup tinggi. Jika anda memiliki riwayat diabetes maka kurangilah mengkonsumsi gorengan. Konsumsilah makanan yang sehat demi kebaikan tubuh anda.

Obesitas

Dampak negatif lain dari mengkonsumsi gorengan secara berlebih adalah kenaikan berat badan. Hal ini dikarenakan gorengan mengandung kalori yang tinggi. Jika anda tidak mengurangi makan gorengan mulai sekarang, maka tidak mustahil anda akan mengalami kenaikan berat badan tanpa disadari.

Mempercepat Proses Penuaan

Mengkonsumsi gorengan secara berlebih juga ternyata membuat kulit kita menjadi lebih cepat keriput. Gorengan menyebabkan kerusakan pada kolagen kita sehingga lebih cepat mengkerut. Gorengan juga mengandung indeks glikemik tinggi yang membuat proses antiaging terhambat sehingga sel-sel kulit akan mati. Wah, jadi gagal glowing nih kalau gak stop makan gorengan .

Batuk

Dampak selanjutnya ini bisa dirasakan langsung tak lama setelah mengkonsumsi gorengan. Yakni batuk! Terlebih jika dikonsumsi dalam kondisi panas berminyak disertai cabai. Tentu saja batuk bisa sangat mengganggu terlebih jika anda banyak beraktivitas di luar rumah.

Kolestrol

Terlalu sering menyantap gorengan dapat meningkatkan kolesterol. Kandungan kolesterol terdapat pada minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng makanan. Semakin sering minyak goreng digunakan berulang-berulang, maka semakin tinggi pula lemak trans yang dapat meningkatkan jumlah kolesterol.

Mengganggu Pencernaan

Mengkonsumsi terlalu banyak gorengan juga menyebabkan ganghuan pada pencernaan. Saat kita terlalu sering memakan makanan berminyak seperti gorengan, kandungan minyak yang berlebih akan berdampak pada sistem pencernaan. Lemak yang terkandung di dalam minyak sulit untuk dicerna oleh lambung, sehingga lambung memerlukan bantuan enzim untuk mencernanya.

Itulah beberapa dampak negatif dari mengkonsumsi gorengan secara berlebihan. Ada baiknya, konsumsilah segala sesuatu secara cukup saja. Terlebih jika makanan tersebut tidak sehat, hanya konsumsilah saat anda ingin dan jangan lupa imbangi dengan olahraga dan atur pola hidup yang sehat. Jika anda sangat ingin makan gorengan, anda bisa membuat sendiri di rumah degan bahan-bahan yang lebih terjamin kehigienisannya.

Semoga setelah membaca informasi ini, anda semakin mencintai kesehatan tubuh anda. Mulailah hidup sehat dengan mengurangi gorengan dan mengkonsumsi makanan yang bergizi .

Leave A Reply

Your email address will not be published.