Bee Polen dan Manfaat Bee Polen untuk Kesehatan

bee polen

Keluarga Sehat, pasti pernah mendengar bee polen dan apa saja manfaat bee polen. Tidak hanya manfaat madu yang telah dikenal luas oleh masyarakat, namun bee pollen atau serbuk sari lebah telah dipercaya dapat mengatasi beberapa jenis gangguan kesehatan tubuh.

Bahkan sebagian ahli herbal telah meyakini bee pollen menjadi salah satu sumber makanan dengan gizi tinggi. Akhirnya dapat mendukung kesehatan tubuh. Hanya saja, selain mengetahui manfaat yang dimiliki, disarankan bila kita memahami efek samping buruk yang mungkin timbul akibat mengonsumsi bee pollen juga.

Manfaat Bee Pollen

Serbuk sari lebah atau Bee pollen memiliki perbedaan dengan madu alami, bahkan dengan sarang lebah madu ataupun royal jelly. Sebab bee pollen itu berasal dari gabungan aneka serbuk sari tanaman. Serbuk itu yang dikumpulkan lebah serta nektar tanaman dan juga air liur lebah itu sendiri. Dari ketiga bahan kemudian membentuk butiran halus yang kemudian disimpan di dalam kantung pada kaki lebah itu.

Manfaat Bee pollen muncul karena mengandung sejumlah zat penting bagi tubuh. Misalnya seperti asam amino, juga vitamin dan juga mineral, bahkan ada enzim dan protein, serta karbohidrat dan juga lemak.

Selama ini ada beberapa manfaat yang dikenal oleh masyarakat tradisional, yaitu mengatasi sulit buang air besar. Juga mengatasi gangguan prostat, dan membantu penyembuhan luka. Bahkan meringankan nyeri sebelum menstruasi, juga bisa memberi pasokan antioksidan untuk tubuh kita.

Bee pollen juga acapkali direkomendasikan untuk menjaga stamina tubuh, bisa mengatasi gangguan pada perut juga asma. Baik untuk alergi serta mengurangi efek samping dari kemoterapi dan akan meningkatkan performa saat olahraga juga.

Walau begitu, sampai saat ini ternyata belum ada cukup hasil penelitian atau penelitian yang menyeluruh tentang bee polen. Yang membuktikan jika memang bee pollen itu benar-benar berguna dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit, atau sebagai penunjang kesehatan saja.

Itulah penting mengonsumsi bee pollen secukupnya, walau kini produk tersebut dijual secara bebas menjadi suplemen makanan. Disarankan untuk konsultasi ke dokter dahulu supaya mendapat petunjuk pemakaian yang aman ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.