Gejala Ginjal Bocor yang Harus Diwaspadai

Keluarga Sehat, hati-hati dengan ginjal bocor! Sebab pada tahap awal, jarang menimbulkan gejala apapun. Umumnya ginjal bocor baru muncul ketika ada penyakit ginjal atau karena gangguan lain yang membuat kondisi ginjal menjadi tahap kritis.

Lalu apa saja gejala ginjal yang bocor dan perlu diwaspadai? Di bawah ini adalah beberapa macam gejala yang harus diwaspadai, sebelum terlambat.

Urin yang berbusa

Urin biasanya mengandung protein yang sedikit dan bahkan tak ada sama sekali sehingga jernih. Ada juga yang encer dan tidak berbusa. Namun jika ada busa atau buih dalam urin tiap kali kencing, maka bisa jadi pertanda kadar protein yang tinggi dalam air kencing. Sebab ginjal yang mengalami kebocoran.

Bengkak

Edema adalah nama lain dari bengkak dalam istilah medis. Hal ini bisa terjadi karena ada cairan yang ditimbun oleh jaringan tubuh kita. Saat ginjal bocor, maka yang terjadi adalah kadar protein albumin dalam darah berkurang, sebab sebagiannya terbuang dengan air kencing. Itulah mengapa terjadi penumpukan cairan dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh. Contohnya perut, kaki, wajah, mata dan lainnya.

Tulang yang rapuh dan kram otot

Karena protein merupakan nutrisi penting untuk kekuatan otot dan tulang kita. Jika kekurangan protein dalam tubuh pastinya menyebabkan sejumlah masalah. Misalnya seperti kram otot, jadi mudah lelah, dan jadi mudah mengalami patah tulang juga. Para penderita ginjal bocor pun berisiko untuk mengalami masalah pada otot dan tulangnya, yang disebabkan menurunnya kadar protein dalam tubuh.

Sangat rentan infeksi

Karena protein merupakan salah satu zat yang perannya membentuk antibodi supaya tubuh bebas dari berbagai infeksi, maka saat antibodi tak memadai? akhirnya sistem kekebalan tubuh seseorang akan menurun dan infeksi pun menyerang. Itulah kenapa orang yang yang mengalami ginjal bocor rentan demam dan terkena infeksi juga.

Biasanya orang dengan ginjal yang mengalami kebocoran akan mengalami gejala tambahan, misalnya : mual-mual dan muntah, kulit yang mengering dan gatal, nafsu makan berkurang, susah tidur dan lemas, sulit berkonsentrasi dan napas pun berat.

Sebab jarang menunjukkan gejalanya, maka ginjal yang mengalami kelainan ini hanya terdeteksi melalui tes urine saat pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter. Supaya mendeteksi dini kebocoran ginjal, sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter ya. Khususnya jika mengalami gejala yang sudah disebutkan di atas, supaya bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.