Hidup Sehat Sosial dan Spiritual Menurut WHO

Menjalani hidup sehat merupakan dambaan setiap manusia. Terlebih sejak pandemi covid 19, kata sehat menjadi sebuah harga mahal yang harus dibayar. Lalu apa definisi sehat menurut WHO? Pengertian sehat menurut WHO (World Health Organization) sendiri mencakup kesehatan fisik, mental, dan sosial. Kesehatan dimaknai sebagai sebuah keadaan yang terbebas dari penyakit fisik, sosial maupun mental. Keduanya harus terpenuhi secara seimbang untuk dapat dikatakan sehat.  Dengan demikian setiap manusia dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal dan produktif.

Sehat dapat pula dimaknai sebagai sebuah anugerah kehidupan sehingga dapat mengahasilkan kreativitas dan terus produktif. Adaptasi tersebut perlu dilakukan oleh tiap manusia untuk membuat hidupnya bermakna. Sehat menurut WHO pun memaknai bahwa setiap manusia harus terus berjuang dalam hidupnya di kondisi seperti apapun.

Arti Sehat Menurut WHO

Pernahkah anda bertanya pada orag di sekitar tentang apa yang dimaksud dengan sehat menurut WHO? Mereka tentu memberikan jawaban yang berbeda-beda dalam memaknasi arti sehat. Pengertian sehat adalah keadaan seseorang yang normal yang menjadi bagian dari hak hidup. Kesehatan menurut WHO lebih dimaknai sebagai keadaan seseorang yang memperoleh hak sehat secara fisik, sosial dan mental. Sehat memiliki keterkaitan dengan alam yang mengatur jiwa, sinar matahari, istirahat, tidur, bersantai dan tentang pengelolaan tubuh.

Selain sehat menurut WHO, Departemen Kesehatan Republik Indonesia juga memiliki arti sehat tersendiri. Departemen Kesehatan RI memaknai bahwa warga Indonesia yang sehat adalah warga yang memiliki hidup yang normal dan sejahtera, baik secara fisik, jiwa dan sosial. Departemen Kesehatan RI memberikan makna tersebut agar setiap warga negara Indonesia dapat beraktivitas dan tidak tekendala suatu apapun. Makna tersebut menunjukkan bahwa keterhubungan sehat secara jiwa, sosial dan fisik memengaruhi interaksi seseorang dalam sebuah lingkungan.

Definisi Kesehatan Menurut WHO

Sehat menurut WHO mempunyai tujuan utama, yaitu merumuskan dan memberikan pelayanan dalam dunia kesehatan. Definisi kesehatan menurut WHO menjelaskan bagaimana seseorang harus sehat secara fisik, sosial dan mental. Meski bekerja untuk mencari atau mengobati sebuah penyakit, WHO juga bertanggungjawab untuk memulihkan kembali keadaan psikis dan sosial masyarakat dunia.

Kriteria Sehat Menurut WHO

Terdapat sebuah definisi sehat menurut WHO yang juga digunakan sebagai pedoman yang diikuti oleh para ahli kesehatan di seluruh dunia. Pedoman tersebut juga disebarluaskan kepada masyarakat dunia dengan tujuan untuk memperkanalkannya. Masyarakat yang sehat merupakan masyarakat yang tidak mengalami masalah apapun untuk menjalani kehidupan sehari-hari.  Masyarakat yang sehat juga mempunyai sistem imunitas yang baik dan tidak mudah terserang berbagai penyakit. Tolak ukur seseoarng memiliki tubuh yang sehat adalah sehat secara fisik, jiwa dan sosial. Ketiga tolak ukur tersebut perlu diperhatikan sebab dapat digunakan sebagai parameter dalam menentukan tingkat kesehatan masyarakat.

Menurut WHO Sehat Terdiri dari 4 Komponen Dasar yaitu?

Pengertian kesehatan menurut WHO sudah dipaparkan secara jelas sebelumnya. Namun apakah kalian tahu apa saja komponen dasar sehat menurut WHO? Menurut WHO sehat terdiri dari 4 komponen dasar yaitu sehat fisik,  mental, sosial dan spiritual. Definisi sehat menurut WHO terdiri dari 4 komponen dasar yang juga diterapkan di Indonesia.

  1. Sehat Mental

Sehat secara mental dan fisik memiliki hubungan yang erat. Apabila jiwa seseorang sehat dan stabil, maka  terdapat pula fisik yang sehat. Berikut beberapa karakteristik sehat secara mental pada setiap individu:

  1. seseorang yang sehat secara mental tidak menyalahkan diri sendiri, terlebih memusuhi diri sendiri hingga melakukan tindakan yang dapat mengancam jiwanya
  2. setiap orang harus memiliki rasa puas terhadap diri sendiri. Mereka harus merasa tenang dan bahagia
  3. setiap orang harus dapat beradaptasi dalam setiap lingkungan tempat ia tinggal. Setiap orang harus belajar menerima kritik dan tidak mudah tersinggung
  4. setiap orang harus dapat mengontrol dirinya  dan tidak mudah emosi. Selain itu, juga tidak mudah merasa takut, cemas berlebih, ragu, iri dan sebagainya.
  5. Sehat sosial

Sehat secara sosial dimaknai sebagai kemampuan seseorang untuk dapat hidup berdampingan dengan orang atau masyarakat lain di lingkungan tempat ia tinggal. Sehat secara sosial dapat dibangun dengan rasa gotong royong, saling menghargai dan rasa kebersamaan.

  • Sehat Fisik

Sehat secara fisik seringkali dimaknai sebagai kesehatan secara badaniah yang menjadi bagian terpenting dari makna sehat itu sendiri. Sehat secara fisik dapat terlihat dan diamati contohnya, memiliki rambut hitam yang lebat, kulit putih, badan yang ideal, nafsu makan baik, tidur nyenyak, dan organ tubuh yang berjalan dengan normal. Hal tersebut berkaitan pula dengan batas normal yang telah ditentukan sesuai usia dan jenis kelamin setiap individu.

  • Sehat spiritual

Indonesia merupakan negara yang memiliki beberapa macam agama. Namun, dengan berbagai macam agama, suku, dan ras masyarakatnya hidup dengan damai dan dikenal sangat religius. Sehat secara spiritual dimaknai sebagai masyarakat atau individu yang memiliki kesadaran tentang mempercayai sebuah agama. Kepercayaan tersebut juga memiliki dampak pada kesehatan mental. Seseorang yang memiliki tingkat spiritual yang tinggi biasanya memiliki mental dan pengandalian emosi yang stabil. Hal tersebut berkaitan dengan kepercayaan bahwa setiap agama mengajarkan kebaikan. alasan lain juga ditunjukkan pada sila pertama pancasila yang digunakan sebagai dasar dalam bernegara.

Baca Juga : Cara Mencuci Tangan Menurut WHO

Pengertian Sehat secara Sosial

Sehat menurut WHO dalam kehidupan sosial memiliki makna mengenai hubungan yang sehat antara individu yang satu dengan yang lainnya. Sehat secara sosial memiliki gambaran hubungan seseorang dengan lingkungannya dan komunitas. Sebuah hubungan sosial tidak hanya dapat dilihat antara dua orang saja, namun juga keterlibatannya dengan lingkungan yang lebih luas seperti lingkungan pertemanan, pekerjaan dan sebagainya. Seseorang dapat dikatakan memiliki kesehatan sosial yang baik apabila mampu membina sebuah hubungan dengan orang lain. Di sisi lain juga dapat beradaptasi dengan keadaan sosial yang beragam serta mampu beradaptasi dengan keadaan suatu tempat. Hubungan sosial memberi manfaat yang positif bagi kesehatan jiwa dan fisik seseorang. Interaksi dengan orang lain dapat memunculkan kebahagiaan dan rasa kepedulian. Hubungan sosial yang sehat dapat membuat sistem imun seseorang meningkat dan menjauhkan seseorang dari infeksi. Hubungan sosial menjauhkan seseorang dari depresi dan stres yang tinggi, sebab kebiasaan menyendiri menimbulkan berbagai risiko penyakit. Berikut adalah kriteria seseorang memiliki kehidupan sosial yang sehat:

  1. Memiliki rasa tanggung jawab yakni berkaitan dengan peran dan kedudukan seseorang di dalam masyarakat
  2. Membina kehidupan bersama dengan saling menghargai dan menghormati
  3. Hidup dengan efektif dan dalam suasana kebersamaan yang didukung perilaku hidup sehat

Pengertian Sehat Spiritual

Adakah di antara anda yang mengetahui pengertian sehat spiritual? Pengertian sehat spiritual adalah komponen tambahan yang disampaikan oleh WHO. Sehat menurut WHO memiliki makna penting dalam kehidupan di dalam masyarakat. Kesehatan spiritual melingkupi hati yang tenang, mental yang sehat dan pikiran yang jernih. Kesehatan spiritual dimaknai dengan kebersihan hati yang dimiliki seseorang.  Orang tersebut dijauhkan dari penyakit hati seperti iri, dengki, sombong dan takabur. Bagian yang terpenting dari sehat secara spiritual yakni memilliki kedekatan dengan sang pencipta dalam menjalankan kehidupan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.