Kekurangan dan Kelebihan Garam Himalaya untuk Kesehatan

kekurangan dan kelebihan garam himalaya

Keluarga Sehat, pasti sudah pernah mendengar mengenai kekurangan dan kelebihan garam Himalaya bukan? tahukah apa itu garam himalaya? garam yang satu ini berbeda dengan garam kebanyakan, karena berasal dari tambang garam terbesar kedua di dunia, yang diketahui sebagai Khewra Salt Mine di Himalaya, ada di Pakistan. Karena tidak didapatkan lewat laut seperti garam biasa, harganya juga jadi lebih mahal sedikit dan sedikit lebih susah untuk ditemukan.

Perlu diketahui jika garam himalaya adalah jenis garam yang paling murni, sebab garam tersebut baru diangkat setelah terkubur selama ribuan tahun lamanya di bawah lapisan salju, di bawah lava, dan juga es. Bahkan karena masa penguburan yang lama itu juga yang membuat warna garamnya menjadi berbeda,m warnanya jingga terang, dan bahkan jadi merah muda jika terkena sinar matahari. Cantik bukan? Warna merah muda itu sendiri didapatkan dari zat besi yang ada dalam garam tersebut. Walau berwarna, tidak ada perubahan warna pada makanan jika sudah dicampurkan dengan bahan makanan lainnya.

Apa Saja Kekurangan dan Kelebihan Garam Himalaya?

Berikut adalah beberapa manfaat garam himalaya yang sayang jika dilewatkan, silahkan simak:

Untuk Seimbangkan pH Dalam Tubuh

Natrium adalah salah satu kandungan garam himalaya yang kuat, dan merupakan salah satu zat yang tubuh butuhkan dalam menetralkan asam dan menyeimbangkan pH tubuh. Apabila mengonsumsi garam himalaya dengan takaran yang cukup, maka bisa membantu kurangi asam lambung, tidak mual dan perut juga tak kembung. Apabila pH tubuh sudah seimbang, maka badan pun tidak akan mudah sakit. Garam himalaya baik untuk mencegah sakit maag, kekebalan tubuh akan meningkat, tulang jadi lebih padat dan ginjal juga menjadi lebih bersih lho.

Merupakan Asupan Mineral Bagi Tubuh

Bukan hanya natrium saja, sebab dalam garam himalaya juga terkandung mineral, terbukti dari warnanya yang cantik. Bahkan ada banyak mineral yang terkandung dalamnya, sampai 80 jenis yang berbeda-beda. Bukan hanya zat besi saja yang ada di dalamnya, namun juga tembaga, fosfor, selenium, magnesium, boron, flouride, yodium, seng, kalium dan masih banyak lag yang lain. Adapun mineral yang paling banyak terdapat dalam garam himalaya adalah natrium klorida dengan persentase sebesar 97%.

Mampu Menjaga Hidrasi Tubuh

Untuk manfaat berikutnya adalah untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, bahkan hal ini sudah dijelaskan oleh University of Aberdeen di Skotlandia beberapa waktu lalu, jadi tidak hanya sumber garam, namun Khewra Salt Mine juga merupakan sebuah lahan luas yang memproduksi banyak elektrolit yang bagus untuk tubuh. Nah, elektrolit tersebut yang kemudian menyerap dengan baik ke dalam garam himalaya yang kemudian kita konsumsi. Adapun fungsi elektrolit adalah supaya bisa menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh. Dengan cairan yang seimbang dalam tubuh, maka sinyal saraf pun akan lebih maksimal dan otak bisa berfungsi dengan lebih maksimal lagi. Apalagi untuk yang senang berolahraga, wajib menjaga kadar cairan dalam tubuh supaya sendi pada tulang akan terjaga fleksibilitasnya dan bisa nyaman untuk bergerak. Kram otot dan encok atau pegal linu juga bisa dihindari.

Membantu Dalam Melawan Infeksi

Kandungan garam himalaya lainnya adalah antimikroba, fungsi dari kadungan yang satu ini cukup penting dan terkenal sebagai pengawet makanan yang alami, akan tetapi zat yang satu ini juga berperan baik bagi kesehatan manusia lho. Adapun manfaat antimikroba bagi tubuh manusia kurang lebih sangat membantu melawan infeksi dan mencegah penyebaran bakteri di dalam tubuh kita. Maka karena itu jika berpadu dengan natrium, maka kinerjanya tidak hanya dapat melawan infeksi saja, bahkan smapai meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga bisa mempercepat regenerasi kulit juga. Tak heran orang Pakistan menggunakan garam Himalaya sebagai obat dari luka luar. Caranya dengan menempelkan garam himalaya yang sudah diolah ke lokasi luka, dan akan terhindar dari infeksi bakteri dengan cepat.

Sebagai Obat Alami Kanker

Dalam berbagai penelitian membuktikan bahwa ternyata manfaat garam himalaya tak hanya yang disebutkan di atas saja, namun juga bisa menangani pasien kanker secara umum. Dengan zat sodium dan ion klorida yang ada di dalam garam himalaya, ternyata terbukti mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker lho, selain itu juga apabila dikonsumsi secara rutin mampu membunuh sel kanker. Para ilmuwan di Austria pun melakukan banyak riset untuk mengembangkan perang terhadap kanker payudara dan kanker darah. .

Kekurangan dan Kelebihan Garam Himalaya untuk Tubuh

Bukan hanya ada manfaat, namun juga ada bahaya dari garam himalaya yang harus diperhatikan. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh University of Aberdeen, namun hal ini cuma terbatas pada produk tertentu saja. Jadi sekarang garam himalaya bukan hanya untuk penyedap rasa masakan saja, namun juga dicampurkan ke dalam bahan lainnya, contoh menjadi permen himalaya salt yang sempat booming belakangan ini. Rasanya juga enak, namun bisa membahayakan bagi beberapa orang dalam kondisi kesehatan tertentu. Contohnya bagi ibu hamil, orang yang memiliki gula darah tinggi juga dilarang untuk mengonsumsi permen ini, sebab bisa meningkatkan hipertensi. Itu adalah penelitian yang dilakukan oleh Mohd Khairul Azuan, seorang peneliti dari Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.