Kenali 6 Gejala Kanker Pankreas, Yang Perlu Kamu Ketahui

Kenali 6 Gejala Kanker Pankreas, Yang Perlu Kamu Ketahui

infokeluargasehat.com – Kenali 6 Gejala Kanker Pankreas, Yang Perlu Kamu Ketahui. Kanker pankreas adalah jenis kanker yang sering muncul tanpa gejala yang jelas. Tidak adanya gejala yang jelas pada stadium awal dan cepatnya penyebaran sel kanker ke organ lain membuat kanker pankreas sangat berbahaya dan membutuhkan penanganan segera.

Pankreas adalah organ yang terletak di belakang lambung. Organ ini berfungsi menghasilkan hormon insulin yang mengatur gula darah (fungsi endokrin) dan menghasilkan enzim pencernaan untuk memecah makanan di usus (fungsi eksokrin). Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel pankreas tumbuh tak terkendali akibat perubahan genetik.

Penderita kanker pankreas memiliki harapan hidup paling rendah dibandingkan dengan penderita kanker jenis lain. Hal ini karena gejala kanker pankreas tidak spesifik sehingga biasanya baru terdeteksi ketika sel kanker sudah menyebar.

Mengenali dan mewaspadai gejala kanker pankreas dapat membantu mendeteksi penyakit ini lebih awal, sehingga pengobatan dapat diberikan sesegera mungkin.

Gejala Kanker Eksokrin Pankreas

Berikut beberapa gejala kanker pankreas yang menyerang bagian eksokrin pankreas:

1. Penyakit kuning (jaundice)

Penyakit kuning atau jaundice adalah kondisi kulit atau mata yang kekuningan akibat peningkatan bilirubin. Bilirubin adalah zat kuning-coklat yang diproduksi oleh hati dan mengalir ke usus sebagai empedu. Bilirubin berfungsi untuk mencerna lemak.

Kanker pankreas, terutama jika terletak di kepala pankreas yang dekat dengan kantong empedu, dapat menekan saluran empedu dan menghalangi aliran bilirubin ke dalam usus. Hal ini membuat bilirubin menumpuk dan menyebabkan warna kulit atau mata menjadi kuning. Penyakit kuning adalah gejala kanker pankreas yang paling penting.

2. Sakit perut

Sebagian besar pasien kanker pankreas mengalami sakit perut di daerah dekat perut atau ulu hati. Nyeri dapat menjalar ke punggung atau ke pinggang. Nyeri ini disebabkan oleh pertumbuhan kanker yang semakin membesar dan menekan organ dan saraf di sekitarnya.

3. Tinja berwarna pucat dan berminyak

Aliran bilirubin yang terhambat ke dalam usus berarti tinja tidak mendapatkan cukup pewarna, sehingga menjadi lebih pucat. Kurangnya cairan empedu untuk mencerna lemak di usus juga membuat tinja menjadi lebih berminyak.

4. Urin berwarna lebih gelap

Bilirubin yang meningkat dalam aliran darah dapat masuk ke urin dan membuatnya berwarna lebih gelap.

5. Kulit gatal

Peningkatan kadar bilirubin akan membuat kulit menjadi kekuningan. Jika kadar bilirubin sangat tinggi, kulit akan terasa gatal.

6. Mual, muntah, penurunan berat badan, dan lemas

Gejala-gejala ini terkait. Kanker pankreas dapat menekan lambung atau duodenum sehingga menghalangi aliran makanan dan menyebabkan mual atau muntah.

Selain itu, kanker pankreas dapat mengganggu produksi enzim pencernaan, sehingga pencernaan makanan terganggu dan nafsu makan menurun. Seiring waktu, kondisi ini akan menyebabkan penurunan berat badan dan membuat tubuh terasa lemas.

Gejala Kanker Endokrin Pankreas

Pembesaran kanker yang terjadi pada jaringan penghasil hormon (kelenjar endokrin) di pankreas dapat menekan organ di sekitarnya. Jenis kanker pankreas ini memiliki gejala yang sama dengan kanker pankreas eksokrin.

Selain itu, sel endokrin dapat melepaskan hormon ke dalam aliran darah sehingga menimbulkan gejala yang bervariasi tergantung jenis kankernya, yaitu:

gastrinoma

Sel kanker yang menghasilkan hormon gastrin merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam lambung. Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami sakit perut, mual, muntah, sakit maag, pendarahan lambung, dan berak berwarna hitam.

Glukagonoma

Jenis kanker ini memproduksi hormon glukagon secara berlebihan, sehingga meningkatkan gula darah. Gejala glukagonoma adalah haus, lapar terus-menerus, dan sering ingin buang air kecil, serta ruam kulit.

Insulinoma

Kanker ini menghasilkan hormon insulin. Hal ini membuat kadar gula darah penderitanya turun drastis dan menyebabkan pusing, lemas, keringat dingin, jantung berdebar, bahkan sampai pingsan.

Mengalami satu atau lebih gejala di atas bukan berarti seseorang pasti terkena kanker pankreas. Gejala kanker pankreas tidak spesifik, artinya bisa juga muncul pada penyakit lain, seperti maag di lambung atau radang pankreas.

Oleh karena itu, jika kamu mengalami gejala yang dapat mengarah pada kanker pankreas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Melalui konsultasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang, seperti CT scan, MRI, USG, endoskopi, pemeriksaan darah, dan biopsi, dokter dapat menegakkan diagnosis dan memastikan apakah gejala tersebut merupakan gejala kanker pankreas atau bukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *