Kenapa Diet OCD Gagal Terus?

Keluarga sehat, tahukah kenapa diet OCD gagal terus? OCD adalah salah satu jenis program penurunan berat badan yang populer, utamanya untuk masyarakat Indonesia. Dengan mengatur pola makan dengan berdasarkan jam makan, maka kita bisa menurunkan berat badan dengan mudah. Akan tetapi ada banyak sekali orang yang ternyata malah gagal.

Memangnya apa yang membuat kita jadi gagal dalam menurunkan berat badan? Ada banyak hal yang menjadi penyebabnya. Salah satunya adalah tidak disiplin dalam mengikuti jam makan OCD dan metabolisme tubuh yang terganggu.

Kenapa Diet OCD Gagal? Apa Penyebabnya?

Seperti yang telah tercantum sebelumnya, laju metabolisme yang terganggu menjadi penyebabnya. Metabolisme itu sendiri adalah sebuah proses kimiawi yang bisa mengubah makanan dan minuman yang telah kita makan jadi energi. Nah, energi tersebut kemudian kita gunakan untuk bernapas, memperbaiki sel, memompa darah dan sebagainya.

Ketika seseorang membakar kalori dalam tubuhnya, itulah yang kita sebut metabolisme tubuh. Nah, proses ini akan terus menerus berlangsung selama kita masih bernapas. Bahkan saat sedang tak melakukan aktivitas apapun, dan sedang tidur sekalipun.

Jika orang tersebut laju metabolismenya, maka makin banyak pula kalori yang akan mereka bakar. Makin mudah pula untuk menurunkan berat badan. Hanya saja ada beberapa hal yang menyebabkan metabolisme terganggu. Apa saja?

Olahraga yang Salah

Siapa yang menyangka jika penyebab program menurunkan berat badan yang gagal karena olahraga yang salah. Sebab setiap olahraga memiliki manfaat yang berbeda. Bukan hanya sekadar membakar kalori saja, jika kita lakukan tanpa arahan yang benar maka hasilnya juga tak akan optimal. Cobalah dengan melakukan high intensity interval training (HIIT). Jadi lakukan olahraga kardio, contohnya seperti berlari dan lompat tali dengan waktu singkat, misalnya sekitar 10 detik hingga 5 menit saja sesuai jenis olahraganya.

Cobalah melakukannya sekuat yang Anda bisa, kemudian selingi dengan istirahat. Adapun durasi istirahat cukup tergantung pada durasi olahraga yang kita lakukan. Misalnya kita lari sprint 20 detik, maka istirahat selama 10 detik kurang lebih, lalu lanjutkan lagi.

Asupan makanan yang kurang

Ternyata mengurangi asupan makanan gila-gilaan juga bisa memperlambat laju metabolisme lho, akhirnya kalori yang terbakar juga sedikit. Ini juga jawaban kenapa diet OCD gagal, dan kita kadang tak sadar akan hal itu. Walau sedang menurunkan berat badan, pastikan memilih pilihan makanan yang tepat. Usahakan memilih makanan alami yang mengandung gizi seimbang. Bisa memilih telur, buah dan sayur, daging rendah lemak, ikan, biji-bijian dan sebagainya.

Mengonsumsi snack yang tinggi karbohidrat olahan

Kita harus cermat dalam memilih camilan, termasuk memilih jus detoks, atau bahkan produk rendah kalori. Sebab aneka produk ini justru biasanya tinggi akan karbohidrat olahan dan malah menjadi penyebab utama gagal OCD. Kandungan karbohidrat olahan akan meningkatkan gula darah kemudian menurunkannya kembali dengan cepat sekali. Dengan kondisi ini maka kita jadi mudah merasa lapar sepanjang hari. Sehingga kita cenderung makan lebih banyak akhirnya mengacaukan laju metabolisme yang berlangsung dalam tubuh.

Karena kurang tidur

Ternyata waktu tidur yang kurang juga bisa menjadi penyebab gagal menurunkan berat badan. Sebab selama tidur, tubuh kita akan memproduksi hormon yang namanya melatonin. Jadi hormon ini akan meningkatkan laju metabolisme serta lemak tertentu, gunanya membakar energi. Hanya saja Melatonin tidak bisa berfungsi secara optimal apabila kita kurang tidur. Akhirnya metabolisme pun akan menurun dengan drastis dan jumlah kalori yang terbakar juga turun. Akhirnya berat badan tidak akan turun juga.

Bagaimana? setelah mengetahui berbagai penyebab yang bisa membuat OCD kita gagal, tentunya bisa lebih cermat dalam menjalankan program ini kan? Sebab tidak ada cara yang mudah ataupun yang praktis dalam menurunkan berat badan. Sehingga kita perlu melakukannya secara perlahan saja, cobalah awali dengan memahami kebiasaan apa saja yang sekiranya bisa mengganggu laju metabolisme kita. Kemudian hindari. Setelah itu seimbangkan kalori yang masuk dalam tubuh, lalu imbangi dengan olahraga.

Leave A Reply

Your email address will not be published.