Kenapa Tetap Hamil Walau Minum Pil KB?

hamil walau minum pil KB

Keluarga Sehat, pasti pernah mendengar kasus seperti ini, yakni tetap hamil walau minum pil KB. Ada alasan kenapa tetap hamil, sekalipun sudah minum pil KB. Ada dua jenis pil KB, pil kombinasi dan pil mini. Adapun pil kombinasi mengandung dua hormon di dalamnya, yaitu estrogen dan progestin. Kemudian pil mini hanya mengandung hormon progestin (progesteron sintetik) saja di dalamnya.

Cara pil KB menunda kehamilan adalah sebagai berikut :

Ovulasi dicegah tiap bulannya

Leher rahim dirangsang untuk memproduksi lebih banyak lendir yang tebal dan kental, supaya sperma tak mudah masuk ke rahim kita

Lapisan dinding rahim dibuat lebih tipis, jadi embrio tak akan menempel walau terjadi pembuahan

Walaupun pil KB memiliki tingkat keberhasilan tinggi (sekitar 92–99%) dalam mencegah kehamilan, tetap ada risiko hamil walau minum Pil KB.

Hamil Walau Minum Pil KB, Kenapa?

Apabila seseorang mengonsumsi pil KB dengan keliru, maka proses pembuahan bisa terjadi dan tetap hamil. Contohnya di bawah ini, alasan kenapa tetap hamil walau minum pil KB. Apa saja?

Tidak disiplin waktu minum pil KB

Yang pertama adalah tidak mengonsumsi pil KB tepat waktu tiap hari. Jangankan lupa, telat minum di jam yang sama pun bisa menyebabkan risiko kehamilan terjadi. Sebab pil KB telah dirancang supaya mempertahankan kadar hormon secara konstan. Jika melewatkan satu dosis, maka kadar hormon pun bisa mengalami perubahan dan meningkatkan risiko terjadinya ovulasi.

Menyimpan pil KB di tempat yang salah

Supaya pil KB tetap efektif, maka simpan di suhu kamar saja. Jangan simpan di dalam wadah yang lembap dan panas ya (contoh kamar mandi). Jangan mengeluarkan pil dan dimasukkan dalam wadah lain, simpan saja di wadah aslinya.

Muntah setelah meminum pil

Dalam jangka waktu 3 jam, tubuh belum menyerap hormon yang ada dalam pil KB. Jadi bisa hamil walau minum pil KB. Begitu juga jika setelah minum pil KB lalu diare selama 48 jam.

Minum pil KB dengan suplemen lain

Jangan mengonsumsi pil KB dengan obat atau suplemen lain, berbarengan. Sebab bisa mengurangi efektivitasnya. Contohnya antibiotik, obat penenang dan epilepsi, obat HIV dan obat antituberkulosis rifampicin.

Apabila sudah terlanjur menunjukkan tanda-tanda hamil walau minum pil KB, baiknya hentikan konsumsi pil KB dan periksa ke dokter kandungan. Supaya bisa mendapatkan arahan selanjutnya, dan mengonsumsi vitamin prenatal supaya kehamilan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.