10 Langkah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Kesehatan Gigi dan Mulut
Kesehatan Gigi dan Mulut

Kesehatan Gigi dan Mulut menjadi hal yang sangat penting. Mengingat gigi dan mulut menjadi bagian pertama yang bertugas menerima minuman dan makanan. Selain itu, gigi dan mulut pun bertugas menghaluskan makanan sebelum makanan tersebut menuju sistem pencernaan manusia.  Meskipun makanan dan minuman tersebut sudah ditelan, namun beberapa sisa makanan dan minuman masih ada di area mulut anda. Sisa makanan dan minuman tersebut bisa mengendap dan lama kelamaan kuman atau bakteri dari sisa makanan tersebut bisa memicu berbagai penyakit di area mulut. Menghancurkan makanan pada tahap awal merupakan tugas gigi, dengan demikian gigi memiliki resiko besar untuk menjadi rumah bagi kuman dan bakteri. Hal tersebut dapat memicu timbulnya karies dan juga plak pada gigi anda. Plak  yang anda biarkan dalam waktu yang lama akan membuat email pada gigi anda terkikis. Bagi anda yang suka mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki sifat asam juga beresiko membuat email pada gigi anda rusak. Hal-hal tersebutlah yang menjadi pemicu utama seseorang menderita gigi keropos hingga berlubang. Dengan memiliki gigi dan mulut yang sehat dapat menambah rasa percaya diri anda. Namun, anda juga sama saja menjaga kesehatan tubuh sebab sakit gigi bisa memicu berbagai komplikasi penyakit yang lain. Contohnya saja pada seseorang yang menderita diabetes dan penyakit jantung bisa memiliki sistem imun yang baik salah satunya dengan cara menjaga kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut anda.

1 Tanaman yang digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah?

Tanaman yang digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah?

Tanaman yang digunakan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah sebagai berikut:

  • Daun sirih

Siapa yang tidak tahu manfaat daun sirih sangatlah besar untuk kesehatan gigi dan mulut anda. Daun sirih digunakan sejak dahulu sebagai bahan alami untuk merawat kesehatan mulut dan gigi. Hingga sekarang pun daun sirih masih digunakan sebagai bahan untuk merawat gigi, salah satunya dengan memanfaatkan ekstrak daun sirih pada pasta gigi. Pasta gigi dengan campuran daun sirih membuat mulut lebih segar. Daun sirih terbukti memiliki kandungan antioksidan yang alami dan memiliki fungsi untuk melawan dan membunuh bakteri serta kuman. Daun sirih juga dapat membantu anda untuk membasmi bau mulut karena sisa makanan. Anda hanya perlu merebus daun sirih kemudian gunakan air rebusan daun sirih tersebut untuk berkumur-kumur. Lakukan langkah tersebut dengan rutin setiap hari agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.

  • Kemangi

Siapa yang tidak mengenal tanaman satu ini, kemangi sering dikonsumsi untuk lalapan. Kemangi merupakan sayuran hijau yang mempunyai wangi dan rasa yang cukup khas. Daun kemangi pun masih satu jenis dengan daun mint. Anda perlu tahu bahwa daun kemangi memiliki kandungan adaptogen yang dikenal sebagai antiinflamasi alami. Selain itu, daun kemangi memiliki vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. minyak atsiri pun terdapat di dalam daun kemangi. Minyak atsiri tersebut mengandung fenolik dan juga polifenol seperti halnya flavonoid serta anthocyanin. Dengan wangi yang khas pada daun kemangi, maka jika anda mengonsumsi daun ini bisa menghindarkan dari bau pada mulut bahkan hingga bau badan. Anda bisa menjadikan daun kemangi sebagai lalapan di setiap lauk yang anda konsumsi.

  • Akar manis

Jenis rempah yang satu ini bisa membantu anda mengobati kulit yang meradang, gatal-gatal serta jika anda merasa nyeri pada ulu hati. Akar manis memiliki kandungan antiinflamasi, antioksidan dan juga antimikroba. Antibakteri pada akar manis bisa membantu anda pula untuk menyembuhkan sariawan, mencegah bau mulut serta merawat kesehatan gigi anda.

  • Daun saga

Daun yang satu ini merupakan jenis tanaman polong-polongan yang sudah terkenal sering menjadi bahan alami untuk dijadikan obat tradisional. Daun saga memang sering dianggap mirip dengan daun kelor serta daun meniran. Daun saga memiliki bentuk daun yang menyirip dan ganda, terdapat buah yang memiliki warna merah pada bagian bagian batang dan memiliki ukuran yang kecil. Daun saga bisa dikonsumsi dengan cara diminum karena memiliki rasa yang manis dan cukup menyegarkan. Terdapat kandungan antibakteri di dalam daun saga tersebut yang bisa membantu anda untuk mengatasi berbagai infeksi. Anda juga bisa memanfaatkan daun saga untuk bau mulut, mengatasi bibir pecah, serta mengobati panas dalam. Anda bisa merebus daun saga dan mengonsumsi air rebusannya untuk dapat menghilangkan bau mulut.

  • Jahe

Anda pasti sudah familiar dengan tanaman yang satu ini. Ya, jahe memiliki kandungan antiperadangan yang bisa mengobati tenggorokan anda yang sedang radang, bahkan jahe juga bisa mengobati bau pada mulut anda. Anda hanya perlu memarut jahe dan mencampurkannya denganair hangat. Anda bisa menggunakannya untuk berkumur-kumur terutama sesaat setelah mengonsumsi makanan. Anda bisa melakukannya seminggu tiga kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  • Daun mint

Sama halnya dengan daun kemangi, daun mint bisa anda gunakan sebagai obat penawar bau mulut. Daun mint sangat terkenal dengan aroma yang segar. Sehingga daun mint berguna untuk menyegarkan nafas, digunakan sebagai campuran obat kumur, pasta gigi minuman bahkan hingga permen. Daun mint memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat untuk melawan berbagai jenis radikal bebas pada tubuh. anda bisa memilih obat kumur dan pasta gigi untuk membasmi bakteri dan kuman yang bisa saja tumbuh di dinding mulut, gusi dan gigi. Anda juga bisa mendapatkan berbagai manfaat dari mengonsumsi daun mint secara langsung. Anda juga bisa memjadikannya sebagai infused water yang dikombinasikan dengan buah lemon.

Kesehatan gigi dan mulut menurut WHO

Kesehatan gigi dan mulut menurut who dapat disimak sebagai berikut:

  • Definisi

Kesehatan gigi dan juga mulut merupakan kondisi yang dinilai sehat terutama pada jaringan lunak, jaringan keras dan unsur lain yang memiliki keterkaitan dengan area mulut. Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam berbicara, makan serta melakukan interaksi sosial tenpa ganguan estetik dan disfungsi pada area gigi dan mulut. Selain itu, juga terkait ketidaknyamanan yang disebabkan oleh penyakit, gigi berlubang yang bisa mengganggu kehidupan sehari-hari baik dalam ekonomi, sosial ataupun yang lainnya.

  • Kesehatan gigi dan mulut

Gigi dan mulut yang sehat dapat merepresentasikan tubuh yang sehat pula. Sebab beberapa penyakit berasal dari kesehatan gigi dan mulut yang buruk. sebab gigi dan mulut yang tidak sehat bisa saja memberikan efek yang negatif pada kehidupan seseorang. Sebab dapat menghilangkan rasa percaya diri seseorang.

Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut

Bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut? Simak tips berikut:

  • Menggosok gigi dengan benar

Menggosok gigi terlalu keras bukan menjadi indikasi yang benar dalam melakukan perawatan gigi. Anda bisa menggosok gigi secara perlahan-lahan namun benar. Hal tersebut bertujuan untuk membasmi plak-plak yang terdapat pada gigi anda. Jika anda menggosok gigi dengan keras bisa menyebabkan gusi menjadi robek. Selain itu, anda juga bisa merusak lapisan email pada gigi, sehingga gigi akan menjadi lebih sensitif. Menggosok gigi dengan cara yang salah malah justru bisa menambah plak semakin menumpuk bahkan menjadi keras. Hal tersebut bisa memicu gusi menjadi meradang. Sehingga anda hanya perlu menggosok gigi dengan lembut dan bisa melakukan gerakan memijit dan memutar gigi dalam durasi dua menit.

  • Menyikat gigi dengan rajin

Dalam sehari, anda direkomendasikan untuk menggosok gigi sebanyak 2 kali terutama sesaat menjelang tidur. Dengan menyikat gigi anda bisa menghilangkan sisa-saia makanan yang terdapat pada gigi. Dengan demikian plak tidak akan muncul dan bakteri pun tidak akan hidup. Anda bisa memposisikan sikat gigi anda  dalam sudut 45 derajat dan menghadap pada gusi. Lalu, sikat gigi bagian depan hingga belakang secara lembut. Bersihkan juga bagian luar, dalam hingga permukaan gigi yang biasa digunakan untuk mengunyah. Kemudian pakai ujung pada sikat gigi untuk membersihkan area dalam pada gigi depan. Setelah itu, sikat lidah secara lembut untuk mematikan kuman  dan juga plak yang ada pada lidah. Lakukan dengan rutin untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.

  • Memakai pasta gigi yang mengandung fluorida

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anda bisa memilih pasta gigi yang memiliki kandungan fluorida. Kandungan fluoride tersebut bisa menyerap pada tubuh anda serta dipakai oleh sel-sel pada tubuh untuk membangun gigi bahkan menguatkan lapisan enamel pada giig. Kandungan fluoride bisa pula menjadi sistem pertahanan yang utama untuk menghindari gigi rusak serta membunuh kuman bakteri. Selain itu, kandungan fluoride bisa menjadi pelindung alami gigi anda.

  • Memakai benang gigi

Untuk mengambil sisa-sisa makanan pada gigi bisa dengan cara menggunakan benang pada gigi anda. Benang gigi dipercaya bisa membasmi plak dan juga partikel yang masih tertinggal serta susah dijangkau oleh sikat gigi.

  • Berkumur-kumur

Berkumur-kumur bisa menjadi pilihan alternatif setelah menggosok gigi. Berkumur-kumur bahkan bisa menghindarkan anda dari gigi yang sakit. Selain itu, anda juga bisa memusnahkan bau mulut. Sebab obat kumur seringkali memiliki kandungan antibakteri dan bisa menghilangkan plak pada gigi. Anda juga bisa memilih air garam sebagai obat kumur alami. Sebab garam dipercaya mampu menjadi disinfektan yang alami dan bisa mengobati luka pada area mulut.

  • Mengunyah permen karet

Anda bisa memilih permen karet yang tidak memiliki kandungan gula. Hal tersebut dipercaya bisa membuat produksi air liur meningkat. Dengan produksi air liur yang meningkat bisa membuat netral serta membasmi asam pada makanan. Anda bisa menguatkan gigi, mencegah gigi yang berlubang dan menghilangkan plak dengan rutin mengunyah permen karet yang bebas kandungan gula.

  • Hindari rokok

Mengurangi rokok memiliki banyak manfaat pada tubuh. Dengan berhenti merokok, anda bisa mencegah penyakit gigi dan mulut.

  • Mengonsumsi air putih

Air putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh anda. Tak terkecuali pada kesehatan gigi. Rajin mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup dapat menghilangkan plak dan mencegah pertumbuhan kuman dan bakteri pada mulut anda.

  • Hindari makanan asam dan manis

Dalam mengonsumsi banyak makanan dan minuman sebaiknya dalam batas wajar. Makanan yang manis dan asam bisa membuat lapisan enamel pada gigi anda menipis.  Hal tersebut bisa memicu gigi anda menjadi berlubang. Anda tidak perlu berhenti untuk mengonsumsi makanan manis, namun anda bisa membatasinya agar tidak merusak gigi dan gusi.

  • Mengonsumsi makanan tinggi nutrisi

Makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh memiliki andil besar dalam menjaga kesehatan tubuh anda. Anda bisa mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anda. Anda bisa mengonsumsi buah, sayur, kacang-kacangan serta susu untuk mencukupi kebutuhan  nutrisi harian anda. Omega 3 mennjadi asupan lemak yang sehat. Hal tersebut bisa mencegah radang pada tubuh dan mencegah radang pada gusi.

Indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who

Indikator kesehatan gigi dan mulut menurut who yakni sebagai berikut:

  • Indeks DMF-T

Indek ini menilai kondisi kesehatan gigi pada seseorang yang pernah menderita gigi yang berlubang, rusak dan karies gigi. Dalam indeks ini dipakai pada gigi geligi tetap. Tujuan pemeriksaan gigi menggunakan indeks ini memiliki manfaat untuk mencari status pada karies gigi anda, melakukan perencanaan sebagai langkah pencegahan dan perawatan gigi. Selain itu, indeks ini juga dapat dimanfaatkan untu melihat ada atau tidaknya perkembangan pada karies seseorang. Indeks ini meliputi indeks decay atau karies gigi, missing atau gigi yang hilang karena karies, serta filling yakni tumpatan tanpa karies atau gigi yang ditumpat ataupun keadaan tumpatan yang baik.

  • Indek OHI-S

Indeks ini memiliki manfaat untuk mencari tahu tingkat kebersihan pada area gigi dan mulut seseorang. Indeks ini untuk mengetahui ada tidaknya kotoran atau plak pada gigi. Mulut yang lembab menjadi tempat yang mudah untuk bakteri berkembang biak. Indeks ini dapat membuat anda mengetahui ada tidaknya karang gigi.

Pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut WHO

Kesehatan gigi dan mulut dapat anda jaga dengan melakukan perawatan rutin. Pengertian kesehatan gigi dan mulut menurut menurut WHO yakni kondisi area mulut yang tidak terdapat gigi berlubang, karies gigi serta karies gigi ataupun penyakit gigi lainnya. Kesehatan gigi dan mulut menjadi bagian terpenting dari kesehatan organ tubuh bahkan secara menyeluruh. Gigi yang sehat juga berdampak pada kesehatan tubuh anda. Gigi dan mulut yang tidak sehat membuat seseorang bisa kekurangan nutrisi dan juga gizi. Hal tersebut bisa mempengarihi aktivitas anda sehari-hari. Sebab, sakit gigi atapun gusi bisa membuat anda merasa sangat nyeri dan merasa tidak percaya diri. Bahkan, sakit gigi bisa memicu meningkatnya stres pada diri anda.

Data WHO tentang kesehatan gigi dan mulut

Data who tentang kesehatan gigi dan mulut yakni sebagai berikut:

  • Data sakit gigi di dunia

WHO mengatakan bahwa lebih dari 80% masyarakat di dunia pernah merasakan sakit gigi dimana hampir sebagian besarnya merupakan penyakit yang bisa dicegah. Bahkan, terdapat 70%  anak-anak di seluruh dunia mengalami sakit gigi yang tidak dirawat, hal tersebut juga berkaitan dengan minimnya asesibilitas pada sarana terkait dokter gigi. Sebanyak 1000 siswa harus kehilangan 1900 jam dalam setahun sebab menderita sakit gigi

  • Data sakit gigi di Indonesia

Kementerian kesehatan NKRI pernah mengadakan riset dan mendapati hasil bahwa lebih dari 50% masyarakat Indonesia pernah merasakan sakit gigi dan menderita penyakit di mulu. Akan tetapi, hanya sebanyak 10% saja masyarakat yang mendapat perawatan gigi. Lebih dari 80% masyarakat menderita karies pada gigi dan lebih dari 70% mengalami radang pada struktur yang menyangga bagian gigi. Terdapat lebih dari 90% orang yang menggosok gigi akan tetapi hanya sekitar 2%  saja yang menggosok gigi di saat yang benar, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari. Dalam perawatan gigi menggunakan BPJS pun dinilai telah mengeluarkan cukup banyak dana.

Definisi kesehatan gigi dan mulut menurut WHO

Definisi kesehatan gigi dan mulut menurut WHO yakni kondisi area mulut dan gigi yang sehat, tak terkecuali pada gigi geligi dan struktur-struktur pada jaringan lainnya dalam mulut yang terbebas dari bakteri dan penyakit periodental lainnya. Hal tersebut juga berkaitan dengan fungsi setiap bagian gigi dan mulut yang optimal sehingga seseorang bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Kesehatan yang ada pada gigi meliputi bentuk pada gigi, produksi air liur, dan kebersihan pada mulut dan gigi anda. Gigi yang terhindar dari plak ataupun kotoran lain bisa menjadi salah satu indikator mulut dan gigi yang sehat.

Faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut

Faktor yang mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut adalah sebagai berikut:

  • Kebersihan personal gigi dan mulut

Faktor ini sangat memiliki peran yang penting untuk aktivitas anda. Seseorang yang memiliki mulut dan gigi yang sehat menjadi salah satu faktor penentu kesehatan gigi dan mulut. Contohnya saja, seseorang yang terhindar dari radang lidah, radang gusi, dan bau mulut bisa terjadi karena kebersihan mulut yang tidak baik. Terdapat keterkaitan antara kebersihan mulut seseorang dengan kesehatan gigi. Seseorang yang tidak rajin menyikat gigi terutama sehabis sarapan dan sebelum tidur atau berkumur-kumur memiliki resiko sakit gigi sebab plak bisa menempel pada bagian gigi. Hal tersebutlah yang menjadi penyebab gigi berlubang dan munculnya karang pada gigi.

  • Kebiasaan mengunyah permen

Seseorang yang suka mengunyah peremen bisa mengganti permen karet dengan permen yang memiliki kandungan xylitol. Xylitol adalah salah satu jenis permen yang mengandung gula alkohol, kandungan tersebut tidak bisa difermentasi oleh kuman. Sebuah penelitian mengatakan bahwa kegunaan xylitol di antaranya  bisa menaikkan pH pada plak, mencegah plak serta mencegah endapan garam fosfat, kalsium dan garam yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri. Permen adalah makanan yang manis namun dalam 30 menit kemudian akan berubah asam sehingga bisa merusak gigi. Terlebih pada orang yang tidak menggosok gigi setelah mengonsumsi permen tersebut.

  • Kebiasaan mengonsumsi cokelat

Cokelat memiliki kandungan sukrosa yang memudahkan bakteri untuk berumbuh sehingga menimbulkan karies. Cokelat terbukti bisa memicu terjadinya karies pada gigi. Cokelat memiliki pengaruh besar pada kesehatan mulut dan gigi sebab cokelat menjadi salah satu makanan manis yang bisa membuat bakteri mudah berkembangbiak. Sehingga kemungkinan menderita sakit gigi semakin tinggi.

  • Gangguan untuk menelan

Seseorang yang mengalami kesulitan dalam menelan bisa menyebabkan selaput lendir meradang. Seseorang yang menderita ini akan dibantu dengan selang untuk memudahkan makanan masuk ke dalam tubuh. Gangguan menelan ini berdampak besar pada kesehatan mulut dan gigi anda.

Makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut

Makanan yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut yakni sebagai berikut:

  • Makanan yang memiliki kandungan fosfor dan kalsium

Untuk menjaga kesehatan pada mulut dan gigi, anda bisa mengonsumsi makanan yang tinggi akan fosfor dan kalsium. Anda bisa memilih untuk mengonsumsi keju, kacang almond dan susu. Selain itu, anda bisa mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan fosfor seperti ikan, telur dan juga daging. Sebuah penelitian mengatakan dengan mengonsumsi makanan tersebut akan membuat email gigi anda menjadi kuat. Anda bisa mengonsumsi susu tanpa tambahan serealia karena kandungan gula pada serealia dianggap bisa merusak gigi. Sebaiknya, anda mengonsumsi susu tanpa tambahan gula atau makanan apapun yang manis. Anda bisa mengonsumsi daun-daunan hijau yang mengandung flavonoid. Kandungan flavonoid tersebut bisa menjadi antiinflamasi dan juga antioksidan yang bisa mengobati radang gusi.

  • Mengonsumsi permen karet tanpa gula

Anda tetap bisa mengonsumsi permen karet untuk membuat produksi air liur meningkat. Meningkatnya air liur tersebut bisa mencegah berkembangnya kuman dan juga bakteri yang ada pada mulut. Anda bisa memilih mengonsumsi permen karet yang mengandung probiotik, bukan yang mengandung gula berlebih. Sebab dengan kandungan probiotik tersebut bisa menambah bakteri baik pada mulut. Sehingga tubuh anda akan secara otomatis bisa membunuh bakteri dan mencegah radang pada area mulut. Dengan cara mengurangi munculnya sitokin yang ada di area gusi.

  • Makanan dengan tekstur yang renyah

Makanna jenis ini dapat anda temui pada sayur-sayuran seperti seledri, timun dan wortel. Hal tersebut membuat anda rajin untuk mengunyah dan menghasilkan banyak air liur. Rajin mengunyah dapat membantu anda terhindar dari plak di gigi. Dengan mengunyah bisa membersihkan semua sisa makanan yang ada di area mulut. Anda bisa mengonsumsi wortel untuk camilan yang sehat. Wortel memiliki kandungan gula yang justru bisa menambah energi dalam tubuh anda. Vitamin A juga membantu merawat kesehatan pada gusi anda. Sedangkan, seledri bisa anda jadikan camilan pengganti camilan kripik. Seledri memiliki kandungan vitamin C yang bisa mengobati radang pada gusi.

  • Mengonsumsi sayuran

Salah satu makanan yang bisa membantu menjaga kesehatan gusi dan mulut yang selanjutnya adalah selada, lobak dan kol. Ketiga sayuran tersebut memiliki kandungan mineral dan juga vitamin yang bisa membuat mulut anda menjadi sehat. Selain itu, sayuran yang memiliki daun hijau biasanya memiliki kandungan magnesiu, kalsium, fosfor, vitamin A dan C yang baik untuk tulang dan gigi. Anda bisa mengonsumsi sayuran seperti bayam yang dikenal sebagai sayuran yang memiliki banyak kandungan magnesium. Selain itu, anda bisa mengonsumsi brokoli karena memiliki kandungan fosfor dan vitamin c. Kandungan tersebut sangat baik untuk tulang dan gigi sebab bisa menjaga imun dalam tubuh.

  • Kismis

Kismis ternyata menjadi salah satu makanan yang bisa digunakan untuk merawat kesehatan gigi anda. Kismis memili kandungan pitokemikal yang bisa membasmi kuman dan bakteri yang sering menjadi penyebab gigi berlubang dan radang pada gusi. Kismis memang memiliki rasa yang manis, namun rasa manis pada kismis tersebut tidaklah berbahaya karena mengandung pemanis yang alami.

 

Kesehatan Gigi dan Mulut dapat kalian jaga dengan menggunakan berbagai bahan dan cara di atas. Kesehatab gigi dan mulut harus senantiasa dijaga agar tidak bakteri dan kuman tidak mudah berkembang. Anda bisa melakukan perawatan dengan cara mudah seperti di atas secara rutin setiap hari di rumah. Anda juga bisa membuat jadwal untuk mengunjungi dokter gigi anda setiap 3 bulan sekali. Selain itu juga hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang bisa membuat gigi tidak sehat. Dengan memahami berbagai hal tersebut, diharapkan anda akan memiliki gigi dan mulut yang sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.