Manfaat Daun Seledri Untuk Ginjal

Manfaat Daun Seledri Untuk Ginjal

Infokeluarga.com – Manfaat Daun Seledri Untuk Ginjal. Tahukah Anda bahwa konsumsi seledri dapat menjaga ginjal dari racun? Manfaat seledri untuk ginjal telah lama dipercaya oleh masyarakat. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat ini, mari kita lihat penjelasan dalam artikel berikut.

Seledri atau tanaman dengan Latin Apium Graveolens memiliki aroma khas dan tekstur yang renyah. Oleh karena itu, sayuran ini sering digunakan sebagai bahan pelengkap, baik sebagai penyedap atau hanya dekorasi. Seledri juga banyak dikonsumsi mentah sebagai campuran salad untuk digunakan sebagai bahan untuk sup.

Selain itu, seledri juga dapat diproses menjadi jus. Jus seledri dianggap sebagai salah satu minuman enak untuk menjaga kesehatan ginjal.

Kandungan nutrisi dalam daun seledri

Dalam 1 porsi atau sekitar 100 gram seledri, mengandung setidaknya 14 kalori dan berbagai nutrisi, seperti:

  • 1,5 gram serat
  • 2.5-3 gram karbohidrat
  • 0,7 gram protein
  • 80 miligram natrium
  • 260 miligram kalium
  • 1,3 gram gula
  • 40 miligram kalsium
  • 29-30 mikrogram vitamin K

Selain itu, daun seledri juga mengandung antioksidan flavonoid dan berbagai vitamin dan mineral, termasuk seng, tembaga, kolin, zat besi, magnesium, folat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, dan vitamin K.

Fakta tentang manfaat daun seledri untuk ginjal
Berkat kandungan nutrisi yang cukup beragam, seledri dianggap memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari daun seledri untuk ginjal:

1. Cegah pembentukan batu ginjal

Seledri adalah salah satu jenis sayuran yang mengandung banyak kalium dan antioksidan. Zat ini diketahui mencegah akumulasi atau deposisi mineral di ginjal, sehingga mengurangi risiko batu ginjal.

Selain itu, seledri juga mengandung banyak air. Berkat kadar kalium dan air yang tinggi, seledri dapat membuat tubuh menghilangkan lebih banyak zat dan racun melalui urin. Efek ini membuat seledri dikonsumsi baik untuk proses detoksifikasi sambil mencegah batu ginjal.

2. Mengurangi risiko gagal ginjal

Sel – sel tubuh yang sering terpapar radikal bebas atau menjalani proses oksidasi cenderung rusak lebih cepat. Ini dapat menyebabkan gangguan fungsi atau bahkan kerusakan pada organ tertentu, termasuk ginjal. Jika ada kerusakan pada ginjal, risiko gagal ginjal akan lebih besar.

Untuk mencegah hal ini, asupan antioksidan yang cukup dengan makan makanan sehat dan bergizi, salah satunya adalah seledri.

Menurut berbagai penelitian, antioksidan terbukti menangkal atau mencegah kerusakan pada sel – sel tubuh karena radikal bebas. Efek ini membuat seledri kaya akan antioksidan berguna untuk mencegah kerusakan ginjal. Selain itu, antioksidan juga dikenal dapat mengoptimalkan fungsi ginjal secara keseluruhan.

3. Kontrol tekanan darah

Penyakit ginjal terkait erat dengan tekanan darah tinggi (hipertensi). Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali, dari waktu ke waktu dapat merusak pembuluh darah di seluruh tubuh. Kondisi ini dapat membuat berbagai organ tubuh menjadi rusak, termasuk ginjal.

Jika fungsi ginjal telah terganggu atau rusak, berbagai fungsi ginjal seperti menyaring darah dari zat beracun, membantu produksi hormon, dan mengatur keseimbangan elektrolit dan garam dalam tubuh akan terganggu.

Karena itu, Anda perlu mengendalikan tekanan darah agar tetap stabil untuk menjaga kesehatan ginjal. Ini dapat dilakukan dalam beberapa cara, mulai dari menjalani diet sehat, membatasi asupan garam dan gula, minum banyak air, hingga berolahraga secara teratur.

Salah satu jenis makanan yang baik untuk mengendalikan tekanan darah adalah seledri. Ini berkat kandungan kalium, antioksidan, dan zat phtalid dalam seledri yang dapat mengurangi tekanan darah dan membuatnya stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published.