Mengenal Sindrom Tangan Alien, Saat Tangan Bergerak Tanpa Kendali

infokeluargasehat.com – Mengenal Sindrom Tangan Alien, Saat Tangan Bergerak Tanpa Kendali. Mendengar julukan sindrom tangan alien (Alien hand syndrome) barangkali mengakibatkan Kamu bergidik ngeri gara-gara membayangkan tangan berubah menyerupai alien yang kerap Kamu melihat di film.

Tapi, keadaan ini tidaklah demikian. Simak selengkapnya di sini.

Sindrom Tangan Alien, Saat Tangan Bergerak Tanpa Kendali

Mengenal Sindrom Tangan Alien, Saat Tangan Bergerak Tanpa Kendali

Apa itu sindrom tangan alien?

sindrom tangan alien (Alien hand syndrome/ahs) adalah gangguan saraf (Neurologis) langka yang mengakibatkan satu tangan bertindak tanpa perintah berasal dari otak. Tangan itu seolah-olah punyai platform saraf pusat yang terpisah.

Meski bergerak sendiri, alien hand syndrome berbeda bersama dengan tremor (Tangan bergetar). Terhadap penderita Ahs, gerakan tangan biasanya mempunyai tujuan.

Artinya, tangan ini seringkali bergerak untuk jalankan sebuah aktivitas eksklusif, meski tak mendapat perintah berasal dari otak. Tak sekedar tangan, keadaan ini juga sanggup berjalan terhadap kaki.

Lebih-lebih, tangan yang bergerak sendiri terkadang disertai bersama dengan keadaan saraf lainnya, layaknya agnosia (Bukan dapat mengenali objek atau orang), apraksia (Bukan bisa menggerakkan tubuh), afasia, tactile dysnomia (Bukan dapat studi dan sulit mengingat), kelemahan otot, kehilangan sensorik, atau penurunan spontanitas motorik.

Tak sekedar tangan alien, sindrom yang terhitung langka ini miliki memadai tak terhitung julukan. Mulai berasal dari sindrom tangan anarkis sampai sindrom Dr. Strangelove, yaitu sebutan seorang tokoh film yang miliki kelainan terhadap tangannya.

Adapun alien hand syndrome mampu berlangsung terhadap siapa saja dan usia berapa saja, terhitung anak-anak. Meski demikian, suasana ini lebih kerap berjalan terhadap orang dewasa.

Apa saja gejala berasal dari alien hand syndrome (Ahs)?

Gerakan tangan dipengaruhi oleh kontrol otak secara menyadari. Contohnya waktu Kamu mengidamkan menggaruk, otak akan mengirimkan perintah terhadap saraf dan otot di kurang lebih tangan untuk menggaruk bagian yang gatal.

Orang bersama alien hand syndrome biasanya akan kesulitan mengontrol gerakan tangannya. Tangan mampu lakukan tugas sendiri tanpa perintah berasal dari otak.
Sindrom tangan alien mengimbuhkan tanda seolah-olah tersedia orang lain yang mengendalikan tangan atau tangan layaknya punya otaknya sendiri. Apalagi, tangan mampu menampik apa yang otak perintahkan.

Tangan yang bergerak sendiri sanggup jalankan bermacam kegiatan layaknya menyentuh paras, membelai rambut, mengancingkan baju, melayang layaknya menari, atau mengulur dan mengambil cangkir teh tanpa sepengetahuan penderitanya.

Tangan juga bisa saja menyentuh binatang peliharaan atau apalagi karya seni milik orang lain tanpa izin. Tindakan ini terkadang berlangsung secara berulang atau kompulsif (Bersifat memaksa).

Tak sekedar itu, tangan yang terkena AHS sanggup menyerang anggota tubuh penderitanya sendiri. Tangan ini sanggup menghindar sesuatu yang diinginkan oleh penderitanya.

Sebagai contoh ketika Kamu mendambakan mengambil tisu untuk bersihkan hidung, tangan yang terkena AHS justru mendorong tangan Kamu yang lain untuk jalankan hal itu. Tangan ini juga dapat menutup laci yang baru saja Kamu buka bersama dengan tangan lainnya.

Orang bersama sindrom ini beranggapan bahwa tangan itu tidak bagian berasal dari anggota geraknya gara-gara bukan sanggup ia kendalikan. Inilah gejala berasal dari sindrom tangan bergerak sendiri yang paling menonjol.

Biasanya, gejala ini hilang-timbul. Artinya, penderitanya kemungkinan merasakan tangan bergerak sendiri di dalam lebih dari satu menit atau jam, sesudah itu berhenti bersama dengan sendirinya. Terhadap sebagian selagi lantas, gejala ini mampu timbul lagi.

Sesudah gejala menghilang, lebih dari satu orang melaporkan bahwa tangan yang terkena AHS sanggup mengalami mati rasa atau terasa terlampau lemah. Apalagi, penderitanya sanggup menyeret kaki ketika berlangsung bila AHS telah menyerang bagian kaki.

Apa penyebab alien hand syndrome?

penyebab primer sindrom tangan alien yaitu adanya lesi atau rusaknya otak, terutama terhadap bagian korteks serebral. Rusaknya terhadap bagian otak lainnya yang berperan di dalam kontrol motorik juga sanggup jadi penyebab Ahs.

Biasanya, lesi atau rusaknya otak ini kerap berjalan sebab situasi medis lain. Di bawah ini lebih dari satu suasana medis yang sanggup membuat alien hand syndrome.

Dulu meniti operasi untuk mengobati epilepsi dan pembedahan di kira-kira corpus callosum (Jembatan penghubung antara otak kiri dan kanan).stroke.tumor otak atau kanker otak.aneurisma otak.penyakit neurodegeneratif, layaknya penyakit Alzheimer.

Dulu mengalami cedera atau trauma kepala.terhadap masalah yang lebih sporadis, infeksi otak, migrain aura, kejang, pneumocephalus, dan Sindrom Parry-Romberg juga mampu menimbulkan sindrom tangan bergerak sendiri. Meski demikian, tersedia pula persoalan AHS yang bukan terdeteksi penyebabnya.

Bagaimana dokter mendiagnosis sindrom tangan alien?

sampai kini bukan tersedia tes kebugaran yang secara tentu sanggup mendeteksi alien hand syndrome.
Tetapi, dokter sanggup menentukan penaksiran berdasarkan gejala, riwayat medis pasien, dan inspeksi fisik. Dokter pun dapat merekomendasikan mekanisme CT scan atau MRI untuk melacak barangkali adanya lesi atau rusaknya terhadap otak.

Meski demikian, mendiagnosis sindrom langka ini lumayan sulit. Lebih-lebih, penderitanya seringkali merasa putus harapan implikasi tangan yang bergerak sendiri, supaya gejala ini kerap dikaitkan bersama dengan gangguan mental.

Pengobatan untuk orang bersama dengan sindrom tangan alien

studi terhadap jurnal Proceedings (Baylor University Medical Center) menyebut bahwa bukan tersedia pengobatan spesifik yang sanggup menyembuhkan alien hand syndrome. Para pakar masih konsisten mempelajari keadaan itu dan juga mengembangkan pengobatan sindrom ini.

Meski demikian, sebagian pengobatan atau terapi eksklusif kerap dokter berikan guna menolong mengontrol gejala tangan yang bergerak sendiri. Salah satunya terapi kontrol otot bersama menyuntikan toksin botulinum (Botox) dan agen penghambat neuromuskular.

Tak hanya itu, terapi kognitif dan konduite dan juga pelatihan visuospatial (Latihan memegang dan menempatkan sebuah benda) memadai menolong. Sebagian dokter pun bisa saja merekomendasikan terapi fisik dan okupasi.
Adapun untuk menghindar gerakan tangan yang bukan terkendali, sebagian langkah simple bisa Kamu jalankan.

Menghambat tangan yang bermasalah bersama dengan tangan lainnya ketika mulai bergerak tanpa menyadari.tangan yang bermasalah memegang benda, layaknya stress ball, untuk menghambat bergerak tanpa terkendali.meletakan tangan yang bermasalah di antara dua kaki atau menduduki tangan itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.