Obat Sakit Gigi di Apotek dan Cara Mengonsumsinya

obat sakit gigi di apotek

Keluarga Sehat, saat musim pandemi dan sakit gigi rasanya dobel sakitnya. Karena dokter gigi belum buka semua dan membatasi layanan. Bagaimana jika sakit gigi? Maka kita butuh obat sakit gigi di apotek. Memang tidak ada salahnya untuk mengonsumsi obat-obatan bebas di apotik, tetapi perhatikan dosis dan juga ketentuan yang tertera di kemasannya. Sebab pada umumnya, jenis obat-obatan tersebut bersifat meringankan rasa sakit saja dan tidak mengatasi penyebabnya.

Macam-Macam Obat Sakit Gigi di Apotek

Ada beberapa macam obat sakit gigi di apotek, dan dijual bebas sehingga bisa didapatkan walau tanpa resep dokter sekalipun. Apa saja? Simak di bawah ini :

Paracetamol

Jenis obat bebas ini umum digunakan untuk meringankan sakit gigi tua dan muda. Namun pastikan memilih paracetamol khusus bagi anak apabila si kecil yang sedang sakit giginya.

Minyak cengkeh

Jenis minyak ini dapat dioleskan beberapa kali sehari supaya meredakan rasa sakitnya. Bisa juga dengan membasahi kapas menggunakan minyak cengkeh, lalu gigit di dekat gigi yang sakit itu. Tapi jangan sampai tidur dengan kondisi masih menggigit kapas ya.

Hidrogen peroksida

Yang satu ini khusus digunakan sebagai obat kumur, namun juga dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit. Tak hanya pada gigi namun gusi juga. Akan tetapi, obat kumur yang satu ini hanya digunakan sebagai obat luar saja ya, tidak boleh ditelan.

Sekalipun sangat mudah didapat, namun hindari risiko dengan mematuhi rambu-rambu penggunaan obat sakit gigi di apotek, ya!

Penjelasannya antara lain :

Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS)

Merupakan obat-obatan anti peradangan, contoh ibuprofen dan asam mefenamat. Tetapi harus konsultasi ke dokter dulu sebelum dikonsumsi.

Obat kumur benzocaine

Ini adalah obat kumur atau gel khusus dewasa yang sedang mengalami sakit gigi. Ingat, sebab ini adalah obat gigi untuk jangka pendek saja dan memberikan kekebalan gigi dari merasakan sakitnya. Tak boleh diberikan pada anak di bawah 2 tahun usianya.

Jangan konsumsi obat sakit gigi di apotek lebih dari dosis dalam kemasannya. Sebab dengan melebihkan dosis tak akan mempercepat penyembuhan, malah menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Selain itu selalu baca petunjuk penggunaannya, dan jangan konsumsi obat yang bisa sebabkan alergi pada tubuh.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi obat yang memang diresepkan oleh dokter saja.

Selain mengonsumsi obat sakit gigi di apotek, rawat gigi supaya tidak kembali sakit. Misalnya dengan mengonsumsi makanan dan minuman suhu normal, jangan terlalu dingin atau panas. Kompres pipi di area sakit gigi gunakan es dalam kain. Kemudian berkumur gunakan air garam yang hangat.

Apabila sakit gigi tidak kunjung reda lebih dari dua hari, atau sakitnya makin parah, segera hubungi dokter. JIka demam terjadi, bisa jadi ada infeksi yang cukup serius.

Leave a Reply

Your email address will not be published.