Penyebab Penyakit Tipes Pada Anak Balita Sampai Umur 2 Tahun Serta Gejala dan Ciri-Cirinya

Keluarga Sehat, tahukah apa saja penyebab penyakit tipes pada anak balita? Jenis penyakit satu ini sebuah penyakit yang terjadi karena infeksi satu (atau lebih) bakteri riketsia. Umumnya si kecil tertular saat ada tungau, caplak, dan kutu yang menggigit. Apabila salah satunya membawa bakteri ricketsia, maka orang yang tergigit bisa mengalami tipes.

apalagi jika anak menggaruk bekas gigitan, maka kulit bisa lecet dan terinfeksi bakteri, jadinya bakteri lebih banyak mengakses aliran darah. Setelah bakteri ada dalam aliran darah, maka mereka akan tumbuh dan berkembang biak.

Apa Saja Jenis Penyebab Tipes Pada Anak Balita?

Secara umum ada tiga jenis tipes pada balita, dan penyebabnya adalah bakteri yang berbeda pula. Berikut adalah jenis dan penyebab penyakit tipes pada anak balita :

Tipes Murine

Anak akan tertular tipes jenis ini saat kutu menggigit hewan yang terinfeksi, lalu menggigit anak atau manusia dewasa. Jenis yang satu ini terjadi di California, Texas dan Hawaii.

Penyebab Tipes Pada Anak Balita Tipes Epidemi

Tipes pada anak jenis ini ditularkan ke manusia jika kutu tersebut menggigit hewan yang terinfeksi, terutama tikus. Banyak terjadi di Amerika Serikat, California, Hawaii, dan Texas.

Tipes Epidemi

Yang satu ini menjadi penyebab sakit tipes pada anak balita yang penyebarannya oleh kutu tubuh yang terinfeksi bakteri. Namun ini tak akan terjadi apabila kondisi lingkungan sehat dan tidak berdesakan. Ada juga yang disebabkan tupai terbang yang sudah terinfeksi walau sangat jarang.

Tipes Scrub

Yang terakhir adalah penyebabnya karena chiggers yang terinfeksi, serta tungau, biasanya ada pada pedesaan Cina, India, Asia Tenggara, Australia Utara dan Jepang.

Apabila tidak ada penanganan yang lebih lanjut, maka bisa sebabkan penyakit yang lebih serius. Penyakit yang satu ini juga ancaman serius bagi negara yang berkembang.

Penyebab Penyakit Tipes Pada Anak Balita Usia 2 Tahun dan Gejalanya

Apa saja gejala penyakit tipes ini? Secara umum gejalanya muncul pada anak dengan bertahap, dan mulai sejak 1 smpai 3 minggu setelah anak terinfeksi. Demam menjadi gejala awal, semakin tinggi sampai 40,5 derajat Celcius. Anak akan merasa lemas dan lelah, sakit kepala dan sakit otot. Bahkan selera makan anak juga berkurang, berat badannya bisa menurun. Tak hanya itu, susah BAB atau bahkan diare, ruam dan sakit perut juga bisa terjadi.

Namun gejala tipes epidemi kebanyakan muncul secara tiba-tiba, yang terasa adalah demam tinggi, sakit kepala parah dan muncul ruam dari punggung dan dada, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Mata juga menjadi lebih peka terhadap cahaya, mengalami kebingungan dan nyeri otot yang terasa menjadi.

Untuk gejala tipes endemik akan terasa 10 sampai 12 hari, mirip dengan gejala tipes epidemik, hanya saja lebih ringan. Ada kalanya dibarengi mual muntah, batuk kering dan diare.

Terakhir gejala tipes scrub adalah bengkaknya kelenjar getah bening, nyeri pada bekas gigitan, batuk, serta ruam yang muncul. Bila tak benar penanganannya, maka anak bisa lunglai dengan mata yang setengah tertutup, mengigau, berbaring tak bergerak.

Cara Mengobati Tipes Pada Balita

Mengobati tipes pada anak bisa dengan antibiotik, gunanya untuk membunuh bakteri yang sebabkan tipes. Hubungi petugas kesehatan untuk mendapatkan perawatan terbaik untuk anak. Sehingga kita juga mengetahui penyebab sakit tipes pada anak balita, pencegahannya dan cara mengobatinya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.