15 posisi tidur yang baik untuk penderita skoliosis

posisi tidur yang baik untuk penderita skoliosis tentunya akan memberikan rasa nyaman pada tubuh anda. Tulang belakang memang memiliki bentuk yang melengkung. Akan tetapi, bagi penderita skoliosis akan memiliki bentuk lengkungan pada tulang belakang yang seharusnya bagian tersebut tidak melengkung. Contohnya saja terjadi pada bagian pinggul ataupun bahu yang jauh lebih tinggi dari sisi yang lain.  Berbagai penyebab skoliosis bisa didasarkan oleh berbagai faktor. Contohnya saja pada kebiasaan seseorang dalam memanggul beban yang berlebihan. Selain itu, bisa juga karena faktor duduk yang salah dan dilakukan dalam jangka waktu yang lama sehingga akan mempengaruhi bentuk struktur pada tulang belakang anda. Salah satu faktor lainnya yang menjadi penyebab tulang belakang anda melengkung yakni karena faktor bawaan, keadaan syaraf serta faktor lain yang belum diketahui secara pasti. Hal tersebut menyebabkan rasa sakit yang bisa mengganggu aktivitas anda sehari-hari. Contohnya saja ketika anda memposisikan tubuh untuk tidur. Sehingga anda perlu memilih posisi untuk tidur yang bisa membantu menguransi nyeri atau rasa sakit pada tubuh anda.

Posisi tidur untuk penderita skoliosis

Posisi tidur untuk penderita skoliosis yakni sebagai berikut:

  • Tidak boleh tidur di kasur yang empuk

Bagi anda penderita skoliosis ada baiknya tidak tidur di kasur yang memiliki tekstur lembut. Jika anda memilih untuk tidur di kasur yang empuk akan memberi beban pada tulang belakang. Tubuh anda akan membebani tulang belakang lebih berat sehingga membuat tulang belakang  tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Anda bisa memilih tidur dengan alas yang keras. Selain itu, anda dianjurkan untuk melakukan olahraga renang sebanyak dua kali sampai tiga kali dalam seminggu. Anda juga bisa berolahraga dengan membentuk posisi kelelawar atau melakukan latihan pada tulang belakang, yakni dengan melakukan angkat beban dengan posisi kaki mengarah ke atas dan posisi kepala mengarah ke bawah. Dengan kondisi tersebut akan membuat bagian otot anda menjadi lebih santai. Dengan demikian tulang belakang anda akan merasa nyaman. Selain itu, penderita skoliosis disarankan untuk melakukan pengecekan pada bagian tulang belakang yang bengkok setiap enam bulan hingga setiap satu tahun sekali. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Tidur telentang dengan kondisi lengkungan pada bagian tulang punggung atas

Bagi anda yang menderita skoliosis dengan kondisi melengkung yang dominan di bagian tulang punggung atas atau regio torakal sebaiknya mengambil posisi tidur terlentang. Tak hanya itu, anda juga disarankan untuk menambah jumlah bantal yang tipis pada bagian punggung atas sampai pada bagian tulang belikat. Lalu jika anda memilih untuk miring, anda bisa menambahkan bantal yang tipis di bagian bawah rusuk sebelah kanan. Kemudian berikan tambahan bantal juga di antara kedua paha. Jangan tidur dengan posisi tengkurap. Sedangkan untuk posisi duduk biasakan jangan membungkuk atau juga miring ke kanan ataupun ke sisi kiri. Jangan pula duduk dalam waktu yang lama. Anda sebaiknya melakukan peregangan yang ringan saja setiap 30 menit. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

Posisi tidur yang baik untuk penderita skoliosis

posisi tidur yang baik untuk penderita skoliosis yakni sebagai berikut:

  • Tidur terlentang

Bagi anda yang menderita skoliosis bisa disarankan untuk tidur dengan mengambil posisi yang terlentang. Posisi ini dianggap juga menjadi posisi yang paling baik untuk dilakukan penderita skoliosis. Posisi tidur yang terlentang akan membantu beban tubuh didistribusikan dengan merata pada seluruh tubuh. Selain itu, tubuh juga ditempatkan pada posisi yang seimbang yakni tidak terlalu miring ke kanan ataupun ke sebelah kiri. Pada posisi terlentang ini juga membuat tulang belakang anda menerima beban yang seimbang antara sisi kiri dan kanan. Dengan demikian, posisi tersebut akan membantu mengurangi resiko derajat kelengkungan skoliosis menjadi lebih parah. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Miring ke salah satu sisi

Beberapa orang mungkin lebih merasa nyaman ketika tidur dengan posisi miring ke kanan ataupun miring ke kiri. Jika anda kurang nyaman untuk tidur dengan posisi yang terlentang, anda bisa mencoba tidur dengan posisi miring ke salah satu sisi yang sesuai dengan lengkungan skoliosisnya. Pada penderita skoliosis dengan posisi kurva tunggal, dianjurkan untuk mengambil posisi tidur yang miring dengan posisi cekung pada tubuh mengarah ke bawah. Contohnya seperti pada penderita skoliosis dengan segmen punggung yang sisi cembungnya berada di sebelah kanan ataupun di sebelah kiri. Anda dianjurkan untuk mengambil posisi tidur yang miring dengan bagian kiri atau kanan di bawah. Dengan kata lain, posisi tubuh anda mengarah ke bagian kiri. Bagian concave atau convex dapat dilihat dari hasil rongent tulang belakang. Kemudian, untuk penderita dengan kasus kurva ganda, anda bisa memposisikan posisi tidur anda dengan cara miring ke kanan ataupun ke arah kiri. Anda dianjurkan untuk menggunakan guling yang anda apit saat posisi tubuh sedang miring. Guling memiliki fungsi untuk menjaga bagian kedua panggul agar tetap seimbang serta mencegah tulang belakang menjadi bengkok ke arah depan. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Jangan tidur meringkuk

Bagi anda penderita skoliosis sebaiknya tidak disarankan untuk tidur dengan posisi yang meringkuk. Bentuknya layaknya sebuah janin yang meringkuk di kandungan sang ibu. Tidur dengan posisi meringkuk membuat bagian tulang belakang anda akan menjadi melengkung ke bagian depan. Posisi meringkuk membuat tubuh anda tidak berada pada posisi yang netral. Tidur dengan posisi meringkuk akan membuat tulang belakang anda merasa terbebani. Selain itu, posisi tidur yang meringkuk akan menjadikan otot pada kedua sisi tulang belakang menjadi sangat tegang. Jika dilakukan secara terus menerus oleh penderita skoliosis, akan memberikan dampak negatif pada penderita skoliosis itu sendiri. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Posisi tengkurap

Bagi anda penderita skoliosis disarankan untuk tidak tidur dengan posisi yang tengkurap. Tengkurap membuat bagian tulang belakang anda menjadi tegang dan tidak rileks. Otot yang terdapat di tulang belakang menjadi tidak seimbang apalagi pada penderita skoliosis. Otot yang berada pada sisi cembung akan lebih memendek atau menjadi tegang. Di sisi lain, otot di sisi cekung akan menjadi lebih panjang dan lemah. Tidur tengkurap membuat otot di tulang belakang menjadi kaku. Khususnya bagi penderita skoliosis, posisi ini membuat otot yang tegang tersebut menjadi lebih pendek. Jika anda menerapkan posisi ini dalam jangka waktu yang lama akan membuat otot-otot anda menjadi tegang dan menimbulkan nyeri yang hebat di bagian punggung. Saat anda tidur dengan posisi yang tengkurap juga menjadikan sendi-sendi anda tertekan dan tidak bisa beristirahat di saat anda tertidur. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Memilih alas tidur yang kaku dan padat

Bagi anda penderita skoliosis ada baiknya memilih kasur yang padat dan kaku. Kasur ataupun alas tidur anda harusnya bisa menyangga dan menjaga tulang belakang di posisi yang rileks. Kasur dengan kondisi yang sangat empuk atau lentur justru membuat bagian tulang belakang anda makin tenggelam di kasur dan justru membuat tulang belakang terbebani. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Menggunakan bantal yang tidak tinggi

Selain posisi tidur, penderita skoliosis sebaiknya juga memperhatikan bantal untuk kepala. Anda sebaiknya tidak menggunakan bantal yang terlalu tinggi ataupun terlalu tebal. Bantal yang lebih tinggi akan membuat tulang belakang terutama di bagian leher menjadi terbebani. Memposisikan kepala lebih tinggi saat tidur dalam jangka waktu yang lama akan membuat anda merasa sakit dan nyeri di bagian bahu dan leher. Sebaiknya penderita skoliosis menerapkan pola hidup yang baik dan menerapkan posisi tidur yang baik juga untuk menjaga keamanan tulang belakang. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Menggunakan bantal di bagian tulang belakang

Anda juga bisa menggunakan bantal di bagian tulang belakang untuk menjaga posisi tulang terus lurus. Dengan demikian, tubuh akan merasa lebih nyaman selama tidur. Namun, anda tetap harus memposisikan bantal sejajar atau bahkan lebih rendah. Anda juga bisa menaruh bantal yang tipis dan handuk kecil yang digulung-gulung lalu ditaruh di punggung atas. Dengan posisi tersebut akan membantu tubuh mengurangi tekanan dan mencegah rasa sakit semakin buruk pada penderita skoliosis. Anda juga bisa menggunakan bantal yang diapit di antara kedua kaki. Hal tersebut membantu anda untuk membuka kanal pada tulang belakang serta membantu anda dalam mengatasi skoliosis. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Kebersihan kasur

Memiliki lingkungan tempat tidur yang bersih memiliki hubungan dengan kebiasaan tidur pada penderita skoliosis. Anda bisa merubah desain kamar menjadi tempat yang nyaman untuk tidur. Hal tersebut berkaitan dengan dengan kondisi kamar yang gelap, mengatur suhu kamar menjadi sejuk, berhenti menggunakan perangkat elektronik saat hendak tidur, serta menambahkan minyak esensial yang memiliki aroma yang membuat tubuh lebih rileks.  Sebaiknya anda juga tidur di waktu yang sama setiap hari. Anda juga bisa melakukan meditasi terlebih dahulu sebelum tidur. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

Posisi tidur untuk skoliosis

Posisi tidur untuk skoliosis yakni sebagai berikut:

  • Memilih kasur yang tepat

Bagi anda penderita skoliosis ada baiknya memilih kasur yang tepat. Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan alas tidur untuk menopang punggung dengan posisi yang baik. Anda sebaiknya memilih kasur yang keras bukan yang empuk. Alas tidur yang memiliki tekstur padat bisa membantu tubuh untuk menyangga bagian tulang belakang tetap pada posisi yang rileks. Memilih kasur yang empuk justru akan membuat tulang belakang anda tenggelam serta tertekan ke bagian dalam kasur. Posisi tersebut dianggap kurang tepat dan akan menimbulkan keadaan yang kurang nyaman bagi penderita skoliosis. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Posisi bantal

Bagi anda penderita skoliosis ada baiknya memposisikan bantal tidak tinggi. Hal tersebut membuat rasa tidak nyaman karena bagian leher dan punggung menjadi tidak sejajar. Bahkan parahnya lagi, menggunakan bantal di posisi yang lebih tinggi bisa membuat penderita skoliosis menjadi mati rasa pada bagian bahu. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Menggunakan bracing

Bagi anda penderita skoliosis bisa memakai penjepit atau yang sering dikenal bracing apabila masih memiliki kelengkungan lebih dari 25 sampai 40 derajat. Penggunaan bracing tidak membuat tulang belakang menjadi lurus, akan tetapi bisa membantu mencegah tulang belakang bertambah derajat kelengkungannya. Penggunaan bracing pada penderita skoliosis dini lebih efektif. Selain itu, pada penderita skoliosis anak-anak yang sudut kelengkungannya antara 20 hingga 30 derajat bisa menggunakan metode bracing tulang belakang sebagai bentuk tindakan non operatif. Hal tersebut memiliki tujuan untuk memberhentikan kebengkokan pada penderita skoliosis setidaknya sampai masa pubertas. Penderita skoliosis harus menggunakan kawat penjepit tersebut setidaknya dalam 16 sampai 23 jam dalam sehari. Hal tersebut perlu dilakukan sampai skoliosis berhenti bertumbuh dan berkembang. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Operasi

Operasi bisa menjadi pilihan terakhir apabila berbagai cara telah dilakukan namun penderita skoliosis masih mengalami nyeri yang hebat. Bagi penderita skoliosis yang memiliki bentuk kurva tulang yang bengkok membentuk 40 derajat biasanya operasi pembedahan menjadi pilihan yang disarankan oleh dokter. Dilakukannya operasi bedah diharapkan mampu memberhentikan kelengkungan pada tulang belakang dan juga diharapkan mampu mengembalikan bentuk tulang belakang yang sempat bengkok untuk mendekati normal atau bahkan kembali menjadi normal. Biasanya dokter akan melakukan operasi yang bernama skoliosis standar. Operasi bedah tersebut dilakukan dokter dengan cara menyatukan tulang belakang memakai cangkok dari tulang, sekrup ataupun batang. Selayaknya operasi pada umumnya, tentunya operasi yang satu ini tetap memiliki resiko seperti infeksi, kegagalan untuk sembuh, pendarahan yang berlebihan, nyeri yang luar biasa, hingga kerusakan pada syaraf anda.

  • Melakukan terapi

Terapi menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih sebelum menjalani operasi. Operasi dapat menjadi pilihan terakhir jika berbagai cara tidak dapat membantu meredakan nyeri penderita skoliosis. Akan tetapi, terapi hanya dapat membantu anda mengurangi rasa nyeri bukan untuk menyembuhkan bentuk kelengkungan pada tulang belakang pada penderita skoliosis. Terapi yang dapat diberikan pada penderita skoliosis adalah pemberian penyangga punggung, pijat stimulasi listrik, pijat hingga hidroterapi.

  • Melakukan olahraga

Bagi anda penderita skoliosis, menjalani olahraga dan stretching dapat menjadi pilihan untuk meredakan nyeri. Olahraga dipercaya bisa menjaga kesehatan tulang dan membuat otot tetap terjaga fleksibilitasnya.

  • Melakukan pengobatan medis

Bagi anda penderita skoliosis yang merasakan nyeri yang sangat hebat dan tidak tertahankan bisa berkonsultasi dengan dokter. Dokter biasanya akan meresepkan obat antinyeri seperti ibuprofen atau asetaminofen. Namun, jangan mengonsumsinya tanpa pantauan dari dokter.

  • Melakukan perawatan chiropractic

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang melakukan perawatan chiropractic bisa membantu penderita skoliosis mengurangi rasa nyerinya. Selain itu, perawatan tersebut membuat seseorang tetap bisa meningkatkan fleksibilitasnya saat berdampingan hidup dengan skoliosis. Sebaiknya anda melakukan perawatan ini dengan ahli yang terbukti memiliki sertifikat keahlian di bidang perawatan chiropractic.

  • Melakukan x-ray secara rutin

Bagi anda yang menderita skoliosis juga disarankan untuk melakukan x-ray dengan rutin. Anda bisa melakukan pemeriksaan x-ray setiap 6 hingga 12 bulan sekali. Hal tersebut bertujuan untuk memantau apakah terdapat perubahan pada bentuk tulang belakang yang selanjutnya bisa dilakukan terapi yang tepat.

  • Menerapkan posisi tidur yang tepat

Bagi anda penderita skoliosis dapat memposisikan diri untuk tidur dengan posisi terlentang. Dengan posisi terlentang, bentuk kelengkungan pada bagian tulang belakang akan lebih alami layaknya pada kurva punggung atas ataupun pada punggung bawah. Posisi tidur terlentang juga bisa membuat tubuh lebih seimbang secara merata. Dengan demikian, tidaka akan menimbulkan tekananyang dapat membebankan salah satu dari bagian tulang belakang.

Selanjutnya, anda juga bisa memilih posisi tidur yang menyamping. Anda bisa memilih bantal untuk menopang kepala agar batang tubuh berada dalam posisi yang netral. Bagi anda penderita skoliosis sebaiknya menhindari posisi tidur yang tengkurap. Hal tersebut dikarenakan posisi tengkurap tidak membantu tubuh dalam menyangga tulang belakang secara baik. Bahkan pada orang normal pun, posisi ini tidak disarankan untuk orang normal. Posisi tidur yang tengkurap membuat punggung atas di posisi yang tidak sewajarnya. Hal tersebut bisa memberikan tekanan yang berlebihan pada bagian tulang belakang sehingga pada penderita skoliosis akan memmbuat tulang belakang semakin tegang.

  • Tidur dengan posisi menghadap ke samping menggunakan bantal

Anda bisa memposisikan bahu yang kanan ataupun kiri untuk menyentuh permukaan kasur. Lalu taruh bantal di antara kedua lutut anda, selipkan juga bantal yang berfungsi untuk menopang pinggang anda. Namun, anda juga tidak boleh sering berada pada posisi ini karena bisa menyebabkan ketidakseimbangan otot. Posisi tidur mengarah ke samping tidak akan membantu anda meredakan nyeri karena skoliosis. Justru penggunaan bantal di antara lutut bisa membuat pinggang, pinggul dan tulang belakang menjadi lebih selaras. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Posisi tidur mengarah ke samping dengan posisi fetal

Bagi penderita skoliosis dan hernia akan merasa lebih nyaman ketika tidur mengarah ke samping dengan posisi fetal. Anda bisa memposisikan tubuh untuk tidur terlentang dan perlahan-lahan mengubah posisi menghadap ke samping. Kemudian dekatkan lutut anda ke arah dada. Anda harus rajin mengubah posisi untuk menghadap ke samping ataupun kanan agar otot tetap seimbang. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Posisi tidur dengan bantal di bawah adobmen

Posisi tengkurap memang sebaiknya dihindari penderita skoliosis. Namun bagi anda yang telah terlanjur di posisi ini bisa menaruh bantal di posisi bagian bawah panggul atau perut bawah untuk membantu meredakan tekanan pada bagian punggung anda. Anda bisa juga menaruh bantal di bagian bawah kepala anda. Posisi tersebut bisa membantu meredakan stres pada bagian sendi dan juga otot. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

  • Tidur terlentang menggunakan bantal di bawah lutut

Bagi penderita skoliosis, anda bisa memilih posisi telentang dengan menyelipkan bantal di bawah lutut. Bantal ini bisa digunakan untuk menjaga posisi lekukan di bagian bawah punggung. Anda bisa juga menaruh gulungan handuk pada bagian bawah punggung. Pada posisi terlentang beban badan anda akan terbagi secara merata sehingga tidak hanya beberapa bagian yang terbebani. Dengan demikian, organ dalam dan tulang belakang menjadi selaras. Dengan posisi ini anda bisa mengurangi rasa nyeri pada punggung.

Posisi tidur yang baik untuk penderita skoliosis seperti pemaparan-pemaparan di atas sebaiknya dapat anda pertimbangkan. Sebab, dengan menerapkan posisi tidur tersebut dapat mengurangi rasa nyeri yang diderita pengidap skoliosis terutama saat tengah tidur. Namun, apabila anda telah menerapkan posisi tidur tersebut tapi masih merasakan nyeri yang hebat, anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.