Susu Almond, Alternatif Susu Sapi yang Sangat Sehat

Keluarga Sehat, pernah mendengar susu almond? Sekarang ini makin banyak yang suka susu almond karena lebih lezat, dan kalorinya pun lebih rendah dibanding susu sapi lho. Di pasaran banyak susu dari kacang yang lezat yang dijual dengan perisa buah segar. Juga ditambahkan vitamin supaya lebih lengkap. Namun membuat susu kacang sendiri di rumah tentu lebih bagus.

Kandungan Gizi Susu Almond

Berbeda dengan susu sapi atau susu kambing, susu jenis ini memiliki aroma khas kacang. Selain itu, teksturnya juga seperti krim yang sangat lembut dan kalorinya lebih rendah, dibanding susu lainnya. Bahkan susu jenis ini pun bebas dari lembak jenuh, juga kolesterol. Bahkan menjadi sumber vitamin A, walau kandungan vitamin D sedikit.

Bagi orang yang alergi akan susu sapi, maka susu jenis ini adalah alternatifnya. Bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa pun sangat cocok, sebab tidak mengandung laktosa sama sekali. Bahkan susu kacang yang gurih ini juga memenuhi kebutuhan susu bagi para vegetarian, lho.

Walau begitu, ternyata susu ini tidak mampu diandalkan sebagai sumber protein 100%. Beda jika kita mengonsumsi kacang almondnya secara utuh. Dalam satu cangkir susu almond yang berisi 30 ml, terdapat 1 gram protein. Sementara susu sapi adalah 8 gram protein per 30 ml susu.

Itulah kemudian, mengapa susu kacang almond tidak dianjurkan menjadi pengganti ASI atau susu pertumbuhan. Juga susu formula untuk memenuhi kebutuhan anak yang usianya dua tahun atau kurang. Namun banyak susu almond yang dijual sudah dilengkapi dengan vitamin D dan kalsium.

Tetapi cari tahu apakah susu kacang botolan yang dibeli mengandung zat pengental susu atau karagenan, atau tidak? Sebab zat itu bisa memicu gangguan pada organ pencernaan pada sebagian orang.

Susu ini bisa ditambah dengan perisa cokelat, vanila, strawberry dan berbagai macam rasa lainnya. Bahkan ada juga yang membuat susu dari kacang ini dengan tambahan aneka buah yang segar. Hal itu membuat susu dari kacang almond akan terasa jauh lebih enak dan anak-anak pun lebih tertarik untuk mengonsumsinya.

Jangan lupa untuk menerapkan gaya hidup sehat, supaya bisa tetap segar dan bugar juga beraktivitas dengan lancar setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.